Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Siswa Sekolah Rakyat di Bali Bercita-cita Jadi Menteri Pendidikan, Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Prabowo

    Jun 09 20267 Dilihat

    I Ketut Arlan, siswa Sekolah Rakyat di Tabanan, Bali, berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto dan menyampaikan cita-citanya untuk menjadi Menteri Pendidikan demi kemajuan generasi muda Indonesia.

    JAKARTA – Program Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menumbuhkan harapan besar bagi para siswanya. Salah satunya ditunjukkan oleh I Ketut Arlan, siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, yang memiliki cita-cita menjadi Menteri Pendidikan di masa depan.

    Keinginan tersebut disampaikan Arlan saat berinteraksi langsung dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke SRMP 17 Tabanan. Dalam kesempatan itu, Presiden berdialog dengan para siswa untuk mendengar pengalaman serta impian mereka setelah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

    Ingin Membantu Generasi Muda Melalui Pendidikan

    Saat mendapat kesempatan berbicara, Arlan mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap dunia pendidikan mendorong dirinya bercita-cita menjadi Menteri Pendidikan. Ia berharap suatu hari dapat berperan dalam menciptakan sistem pendidikan yang memberikan manfaat bagi generasi muda Indonesia.

    “Cita-cita saya tuh mau jadi Menteri Pendidikan karena saya itu peduli dengan generasi-generasi muda. Jadi, saya itu ingin mendidik dan bisa memberikan hal-hal baik kepada generasi mendatang,” kata Arlan.

    Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu cara untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Karena itu, ia ingin ikut berkontribusi agar lebih banyak generasi muda memperoleh kesempatan belajar yang layak.

    Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden dalam Bahasa Inggris

    Momen menarik juga terjadi ketika Arlan menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo menggunakan bahasa Inggris. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan melalui Program Sekolah Rakyat.

    “Thank you President Prabowo Subianto, thank you for giving us school, food, shelters, teachers and hope. Thank you for Indonesia future belong to every child,” ucap Arlan.

    Penyampaian pesan tersebut mendapat sambutan positif. Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan kepercayaan dirinya, Presiden Prabowo memberikan sebuah pin kepada Arlan.

    Baca juga: Sekolah Rakyat Dipercepat, Pemerintah Targetkan Tampung Lebih dari 100.000 Siswa Kurang Mampu

    Termotivasi untuk Terus Berjuang Meraih Impian

    Arlan mengaku pertemuan dengan Presiden menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya. Ia juga teringat pesan yang disampaikan Presiden agar para siswa tetap bersemangat mengejar impian dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

    “Saya tuh harus lebih semangat lagi untuk meraih cita-cita. Saya tidak boleh menyerah, apa pun rintangan yang terjadi,” katanya.

    Pesan tersebut menjadi dorongan bagi Arlan untuk terus belajar dan mempersiapkan diri demi mewujudkan cita-citanya di bidang pendidikan.

    Sekolah Rakyat Diharapkan Membuka Lebih Banyak Peluang

    Kunjungan Presiden ke SRMP 17 Tabanan merupakan bagian dari upaya pemerintah memantau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan pendidikan.

    Melalui program ini, pemerintah berupaya menghadirkan kesempatan belajar yang lebih merata sekaligus membantu siswa mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik. Kisah Arlan menjadi salah satu contoh bagaimana akses pendidikan dapat menumbuhkan optimisme dan impian besar bagi generasi muda Indonesia.

    Sumber: jogja.antaranews

    Share to

    Related News

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Sekolah Rakyat Dipercepat, Pemerintah Ta...

    by Jun 09 2026

    Jumlah pengunjung : 12 JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat pengembangan Program Sekolah Rakyat ...

    Peserta Seminar Dampak Program Mahasiswa Berdampak 2025 di UAD Yogyakarta mempresentasikan inovasi dan hasil pengabdian masyarakat yang didanai Kemdiktisaintek untuk mendorong dampak sosial, akademik, dan ekonomi.

    Kemdiktisaintek Evaluasi Program Mahasis...

    by Jun 08 2026

    Jumlah pengunjung : 21 JOGJA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisainte...

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 67 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalami...

    Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus memberikan manfaat bagi kemanusiaan dan tetap berpijak pada nilai-nilai keagamaan

    Wamen Atip Tekankan AI Harus Bermanfaat ...

    by Jun 03 2026

    Jumlah pengunjung : 30 Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhay...

    Mendiktisaintek memperbolehkan perguruan tinggi mendirikan SPPG sebagai sarana praktik mahasiswa sekaligus mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

    Mendiktisaintek Izinkan Kampus Mendirika...

    by Jun 03 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Perguruan tinggi didorong untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendukung b...

    Inovasi AI Vocasignora karya mahasiswa Undip meraih medali emas dan Best International Invention pada ajang WYIE 2026 di Malaysia

    Mahasiswa Undip Raih Medali Emas dan Bes...

    by Jun 02 2026

    Jumlah pengunjung : 40 Mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) kembali mengharumkan ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top