Fajar A • May 20 2026 • 7 Dilihat

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik sebagai salah satu solusi dalam menghadapi persoalan lingkungan dan kebutuhan energi nasional. Pemanfaatan sampah sebagai sumber energi dinilai mampu memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan.
Pengolahan sampah menjadi energi listrik juga dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung transisi menuju energi berkelanjutan. Selain membantu mengurangi volume sampah, teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Pengolahan sampah menjadi energi listrik perlu terus didorong melalui inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Pemerintah menilai perguruan tinggi dan lembaga riset memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah. Melalui penelitian dan inovasi, berbagai metode pengelolaan limbah dapat dikembangkan agar lebih efektif serta mampu diterapkan secara luas di masyarakat.
Baca juga: Penguatan Agenda Riset Nasional melalui Integrasi Pendidikan dan Pengembangan Inovasi
Selain aspek teknologi, edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah juga dinilai penting. Kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah menjadi faktor pendukung keberhasilan penerapan energi berbasis limbah.
“Kolaborasi antara pendidikan, riset, industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam pengembangan energi berkelanjutan,” katanya.
Ke depan, pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik diharapkan mampu mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan dukungan inovasi yang berkelanjutan, Indonesia diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan energi ramah lingkungan di berbagai daerah.
Sumber: kemdiktisaintek
Jumlah pengunjung : 17 Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menilai kebijakan penghapu...
Jumlah pengunjung : 10 Pemerintah Indonesia dan Turki terus memperkuat kerja sama di bidang pendidik...
Jumlah pengunjung : 20 Penerbitan surat edaran terkait guru non-ASN memberikan kepastian baru bagi p...
Jumlah pengunjung : 60 Pemerintah berencana menerapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib d...
Jumlah pengunjung : 74 Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan terus mendorong penguatan peta jal...
Jumlah pengunjung : 51 MPR RI memutuskan mengganti seluruh dewan juri dalam pelaksanaan ulang babak ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.