Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Publik Pertanyakan Dugaan Markup

    May 04 2026212 Dilihat

    Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menjadi perhatian publik setelah muncul polemik terkait pengadaan sepatu siswa dengan nilai mencapai Rp700 ribu per pasang.

    Total anggaran yang disiapkan untuk pengadaan tersebut disebut mencapai Rp27 miliar, sehingga memicu pertanyaan dari berbagai pihak mengenai efisiensi serta transparansi penggunaan dana negara.

    Sorotan juga mengarah pada brand sepatu lokal Stradenine, yang produknya dikaitkan dalam sejumlah informasi yang beredar mengenai program tersebut. Kontroversi mencuat setelah diketahui bahwa sepatu serupa yang dijual Stradenine di pasaran hanya dibanderol sekitar Rp179 ribu.

    Perbedaan harga sebesar Rp521 ribu per pasang ini kemudian memicu dugaan mark-up di kalangan warganet dan ramai diperbincangkan di media sosial.

    Klarifikasi dari Stradenine

    Menanggapi hal tersebut, pihak Stradenine akhirnya memberikan penjelasan resmi melalui akun Instagram mereka pada Minggu (3/5/2026).

    Dalam pernyataannya, Stradenine membenarkan bahwa foto produk yang beredar memang merupakan salah satu koleksi mereka dengan harga Rp179.900.

    “Kami perlu meluruskan: Foto yang beredar memang salah satu artikel kami, dengan harga Rp 179.900.”

    Namun, mereka menegaskan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan pengadaan sepatu dalam program Sekolah Rakyat.

    “Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam pengadaan sepatu yang sedang diberitakan.”

    Pihak Stradenine juga menekankan bahwa brand mereka mengusung konsep produk terjangkau untuk berbagai kalangan masyarakat.

    “Stradenine memiliki visi untuk menjadi brand lokal Surabaya yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Sudah lebih dari 1 juta pasang sepatu kami melangkah di seluruh Indonesia.”

    Selain itu, mereka memastikan bahwa seluruh produk yang dipasarkan tidak pernah menyentuh harga hingga Rp700 ribu per pasang.

    “Semua sepatu Stradenine dapat dimiliki dengan harga dari Rp100.000-an sampai dengan Rp300.000-an per pasang.”

    Awal Mula Polemik

    Isu ini bermula dari beredarnya dokumen perencanaan pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat tahun 2026 yang viral di media sosial. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar siswa, termasuk sepatu, seragam, dan perlengkapan sekolah lainnya.

    Pengadaan ini disebut mencakup sekitar 39.345 pasang sepatu. Namun, pagu anggaran sebesar Rp700 ribu per pasang dinilai terlalu tinggi oleh publik, terutama di tengah dorongan efisiensi anggaran negara.

    Sejumlah pihak juga mempertanyakan mekanisme pengadaan yang digunakan serta minimnya rincian spesifikasi teknis dalam dokumen tersebut.

    Penjelasan Menteri Sosial

    Menanggapi polemik yang berkembang, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memberikan klarifikasi.

    Ia menjelaskan bahwa angka Rp700 ribu tersebut bukan harga final, melainkan pagu anggaran awal yang masih dapat berubah melalui proses lelang.

    “Untuk harga, tentu itu nanti kan alokasinya. Nanti ada proses lelang dan lain sebagainya, bisa jadi harganya lebih murah dari alokasi yang ada.”

    Gus Ipul juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dalam pengelolaan anggaran, serta tidak akan mentoleransi adanya penyimpangan.

    “Jika ada pelanggaran, saya sendiri tidak segan-segan akan melaporkan ke aparat penegak hukum.”

    Ia memastikan bahwa seluruh anggaran yang dialokasikan, baik untuk sepatu, seragam, maupun kebutuhan lainnya, sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan siswa.

    Ajak Publik Ikut Mengawasi

    Dalam pernyataannya, Gus Ipul turut mengapresiasi peran masyarakat yang aktif mengawasi jalannya program pemerintah.

    Menurutnya, pengawasan publik menjadi elemen penting dalam memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penyaluran bantuan.

    “Jangan melakukan penyimpangan, jangan mau diintervensi oleh siapa pun. Soal harga detailnya nanti bisa dikawal bersama-sama.”

    Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Menteri Sosial tidak akan ikut campur dalam proses pengadaan barang.

    “Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen untuk tidak akan ikut-ikut dalam proses pengadaan. Lakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

    Sumber: TribunNews

    Share to

    Related News

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setelah Status Kepegawaian Diperjelas

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setel...

    by Aug 20 2026

    Jumlah pengunjung : 68 DPR RI berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru setelah pemerintah dan DPR...

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Status Kepegawaian Dialihkan ke Pusat

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Stat...

    by Aug 19 2026

    Jumlah pengunjung : 72 Pemerintah dan DPR RI menyepakati penataan status kepegawaian guru Pegawai Pe...

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi ...

    by Aug 18 2026

    Jumlah pengunjung : 25 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Ini Rincian Penggunaannya

    Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, I...

    by Aug 14 2026

    Jumlah pengunjung : 77 Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam R...

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat ...

    by Aug 12 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat mulai aktif beropera...

    Beasiswa Kuliah ke Malaysia Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    BOS Madrasah Tahap II 2026 Rp4,1 Triliun...

    by Aug 11 2026

    Jumlah pengunjung : 84 Kementerian Agama (Kemenag) segera menyalurkan Dana Bantuan Operasional Sekol...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top