Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Asal-usul Istilah Lebaran dalam Perayaan Idul Fitri

    Jan 28 2025167 Dilihat

    Aksi Bersih Pantai Universitas Alma Ata

    Warta Pendidikan Jogja – Setiap tahun, umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri sebagai momen kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Namun, masyarakat lebih akrab menyebut hari besar ini dengan istilah “Lebaran”. Penyebutan ini sudah melekat dalam budaya Indonesia, tetapi tidak semua orang mengetahui asal-usulnya.

    Istilah “Lebaran” diperkirakan berasal dari bahasa Jawa, yang memiliki makna “selesai” atau “usai”. Konsep ini menggambarkan berakhirnya bulan Ramadan dan dimulainya masa yang baru, penuh dengan kebersihan hati dan silaturahmi. Dalam konteks ini, Lebaran menjadi simbol penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

    Beberapa sumber lain menyebutkan bahwa kata “Lebaran” juga bisa dikaitkan dengan tradisi Hindu-Buddha yang sudah ada sebelum Islam masuk ke Nusantara. Istilah ini kemudian mengalami pergeseran makna setelah Islam berkembang di tanah Jawa, disesuaikan dengan ajaran dan budaya Islam yang dibawa oleh para Wali Songo.

    Di Indonesia, Lebaran tidak hanya bermakna sebagai hari kemenangan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan keluarga dan kerabat. Tradisi mudik, halal bihalal, serta saling memaafkan menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini. Oleh karena itu, meskipun istilah “Idul Fitri” lebih umum di dunia Islam, di Indonesia “Lebaran” telah menjadi bagian dari identitas budaya dan religi yang kuat.

    Penulis: Aizan Syalim

    Sumber Gambar: https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2023/04/23/ilustrasi-lebaran-atau-idul-fitri_169.jpeg?w=700&q=90

    Sumber Berita: https://www.detik.com/jogja/berita/d-7287391/asal-usul-kenapa-idul-fitri-sering-disebut-lebaran

    Share to

    Related News

    Di Balik Puluhan Ribu Kasus Keracunan da...

    by May 11 2026

    Jumlah pengunjung : 158 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seha...

    Waspada Penularan Virus Hanta dari Tikus...

    by May 09 2026

    Jumlah pengunjung : 251 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...

    Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong regenerasi petani muda sebagai langkah strategis memperkuat pertanian dan ketahanan pangan nasional.

    Regenerasi Petani Muda Dipercepat, Menta...

    by Dec 22 2025

    Jumlah pengunjung : 160 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung p...

    “Pemkab Bantul menerima tambahan bus sekolah gratis dan mematangkan rute layanan untuk pelajar. Persiapan armada dan rute sedang finalisasi.”

    Gratis untuk Pelajar! Bantul Tambah Bus ...

    by Dec 19 2025

    Jumlah pengunjung : 237 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...

    mendikdasmen ajak peserta didik jadi anak indonesia hebat program anak indonesia hebat kemendikdasmen cara membentuk karakter anak sejak dini pendidikan karakter siswa di indonesia kebiasaan positif anak di sekolah

    Mendikdasmen Dorong Peserta Didik Bangun...

    by Dec 17 2025

    Jumlah pengunjung : 188 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

    rekayasa lalin kotabaru, parkir nataru;ekayasa lalu lintas kotabaru jogja;parkir tambahan nataru jogja; pemkot jogja, libur nataru

    Kotabaru Lebih Lancar, Pemkot Jogja Ungk...

    by Dec 16 2025

    Jumlah pengunjung : 187 JOGJA—Pemerintah Kota Yogyakarta menilai penerapan rekayasa lalu lintas di...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top