Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Dari Paris untuk Indonesia: Gagasan Teknologi dan Asa Anak Bangsa

    Jul 16 2025194 Dilihat

    Kolaborasi Riset

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mendiskusikan peluang kolaborasi riset dan teknologi antara Indonesia dan Prancis dalam forum “Ngobrol Santai Bersama Mendiktisaintek” di KBRI Paris pada 11 Juli 2025. Acara ini digelar hybrid dan dihadiri oleh mahasiswa, peneliti, serta diaspora Indonesia di Prancis.

    Perhelatan ini terselenggara melalui kerja sama KBRI Paris, Perhimpunan Pelajar Indonesia Paris, dan komunitas diaspora, untuk memperkuat ikatan antara dua negara dalam bidang akademik dan inovasi teknologi. Forum tersebut sekaligus merayakan 75 tahun hubungan diplomatik RI–Prancis, termasuk penandatanganan nota kesepahaman terkait pendidikan tinggi dan riset.

    Diskusi membuka dialog dua arah: di satu sisi peserta bertanya tentang peluang riset dan jejaring di Indonesia, di sisi lain Menteri Brian menyampaikan kiat kembali berkontribusi di tanah air. Ia juga berbagi pengalaman pribadi studi di Jepang dan bekerja sambil kuliah, yang menekankan pentingnya kegigihan serta inovasi.

    Baca Juga: https://wartapendidikanjogja.com/dies-isi-yogyakarta-41/

    Program kemitraan seperti LPDP France PhD Joint Scholarship, LPDP Master, dan Partenariat Hubert Curien (PHC) Nusantara disebut sebagai kelompok inisiatif strategis untuk memperkuat riset bersama antara perguruan tinggi Indonesia dan institusi Prancis.

    Dengan momentum diplomasi ini, Indonesia dan Prancis membuka jalan bagi kolaborasi ilmiah, digitalisasi riset, serta pertukaran talenta yang mendukung masa depan teknologi dan pendidikan tinggi nasional.

    Penulis: Aizan
    Sumber Berita: https://kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/kabar/dari-paris-untuk-indonesia-gagasan-teknologi-dan-asa-anak-bangsa/

    Share to

    Related News

    Kemendikdasmen memberikan relaksasi dana BOSP untuk guru ASN PPPK yang hanya berlaku tahun ini sebagai dukungan operasional sekolah.

    Kesempatan Terbatas! Relaksasi BOSP untu...

    by Apr 16 2026

    Jumlah pengunjung : 19 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan kebijakan relaksasi peng...

    Gojek Buka Beasiswa 2026: Kuliah Gratis ...

    by Apr 13 2026

    Jumlah pengunjung : 41 Kabar gembira bagi keluarga mitra pengemudi, Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) ...

    Gus Hilmy menyoroti wacana sekolah daring dan mengingatkan agar pendidikan tidak dikorbankan demi kebijakan hemat energi.

    Hemat Energi vs Pendidikan, Gus Hilmy An...

    by Apr 09 2026

    Jumlah pengunjung : 52 Wacana penerapan kembali pembelajaran daring sebagai bagian dari kebijakan pe...

    Mendiktisaintek mendorong tugas mahasiswa dibuat dalam bentuk digital untuk meningkatkan efisiensi dan kesiapan menghadapi era teknologi.

    Mendiktisaintek: Saatnya Mahasiswa Beral...

    by Apr 08 2026

    Jumlah pengunjung : 41 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong agar tugas-tugas ma...

    https://wartapendidikanjogja.com/transformasi-digital-sekolah-dimulai-150-alumni-lpdp-turun-tangan/

    Strategi Hadapi TKA: Jangan Terjebak di ...

    by Apr 07 2026

    Jumlah pengunjung : 49 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengingatkan para siswa agar tidak terj...

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadirkan program pengabdian dengan menerjunkan 150 alumni LPDP ke berbagai daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sekolah, khususnya di tingkat sekolah dasar. Para alumni akan bertugas selama kurang lebih 12 minggu dan ditempatkan di 150 sekolah di berbagai wilayah. Mereka berperan dalam mendukung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, sekaligus membantu guru mengembangkan metode belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa. “Peserta hadir bukan sebagai pengganti guru, tetapi sebagai teman belajar digital dan mitra inovasi untuk bersama sama menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi murid,” ujarnya. Program ini memiliki fokus pada pembiasaan penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar, peningkatan kemampuan guru melalui praktik langsung, serta penguatan budaya digital di lingkungan sekolah agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para alumni telah mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup kemampuan mengajar, pemanfaatan teknologi, serta strategi pembelajaran. Diharapkan, kehadiran mereka dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T.

    Transformasi Digital Sekolah Dimulai, 15...

    by Apr 06 2026

    Jumlah pengunjung : 38 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pend...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top