Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Jogja Geopark Youth Forum Perkuat Edukasi Geopark dan Selamatkan Geosite di DIY

    Dec 12 2025124 Dilihat

    geopark Jogja, geosite DIY, konservasi geologi Jogja, Jogja Geopark Youth Forum, dan pelestarian geopark.

    JOGJA—Upaya edukasi dan konservasi geopark di DIY semakin diperkuat oleh Jogja Geopark Youth Forum, komunitas pelajar yang menaruh perhatian pada meningkatnya ancaman kerusakan sejumlah geosite di wilayah ini. Komunitas ini fokus melakukan pendampingan, kampanye publik, serta pemberdayaan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan situs-situs geologi.

    Jogja Geopark Youth Forum berdiri pada Mei 2024 dan beranggotakan anak muda dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari mahasiswa hingga pelajar SMA dan SMK se-DIY. Mereka merancang beragam program seperti kunjungan lapangan, edukasi di sekolah, serta kolaborasi dengan pengelola geosite untuk memperluas pemahaman publik terkait geopark.

    “Awalnya ingin mengumpulkan kepemudaan yang punya minat pada pengembangan geopark. Jadi programnya kami arahkan ke edukasi, konservasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Jogja Geopark Youth Forum, Ihqbar Alqhoza, Rabu (10/12/2025).

    Ihqbar menuturkan bahwa kegiatan komunitas selalu dirancang untuk menggabungkan edukasi dan pemberdayaan warga di sekitar geosite. “Kami datang langsung ke situs untuk mengenalkan potensi geopark dan menggandeng pengelola untuk menjelaskan kondisinya. Harapannya kegiatan itu bisa membantu masyarakat mendapat pendapatan tambahan,” katanya.

    Keragaman latar belakang para anggota disebut menghadirkan banyak perspektif dalam merancang program. Salah satu fokus utama mereka adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai keberadaan dan manfaat geopark di DIY, yang hingga kini lebih dikenal sebagai kota budaya dan wisata.

    “Kalau bertanya ke masyarakat umum apa itu geopark Jogja, banyak yang tidak tahu. Karena itu kami menggalakkan edukasi dan konservasi agar situs-situs geologi tidak rusak atau hilang,” ucapnya.

    Baca juga: Sultan HB X Instruksikan Kampus Data Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera untuk Diberi Bantuan

    Ia mencontohkan Tebing Breksi sebagai geosite yang berhasil dikembangkan dari bekas tambang menjadi destinasi wisata edukatif tanpa kehilangan nilai geologinya. Pendekatan serupa dinilai bisa diterapkan di situs lain agar konservasi selaras dengan peningkatan ekonomi warga. “Yang penting itu setelah kita jaga situsnya, apakah bisa menghidupi masyarakat atau tidak. Kalau masyarakat kehilangan mata pencaharian, harus ada alternatif seperti di Breksi yang berkembang jadi wisata,” ujarnya.

    Dari hasil pemantauan komunitas, beberapa geosite di DIY kini berada dalam kondisi rawan akibat pembangunan dan aktivitas komersial. Salah satunya di kawasan Godean, Sleman, di mana sebagian bukit yang berdekatan dengan area konservasi dilaporkan mengalami pengerukan untuk proyek perumahan dan pembangunan jalan. “Beberapa situs bersinggungan langsung dengan kebutuhan pribadi maupun pemerintah, seperti geosite di Godean. Itu rawan rusak karena dikeruk untuk pembangunan,” kata Ihqbar.

    Kerusakan juga terjadi pada kawasan gumuk pasir Parangkusumo yang semakin padat dan tidak lagi membentuk kontur alami akibat aktivitas wisata yang tidak terkontrol. “Sekarang kondisinya memprihatinkan karena pasir tidak lagi membentuk gumuk sesuai karakter aslinya. Kami sedang mencoba mencari cara agar aktivitas masyarakat bisa dialihkan sehingga tidak mengganggu gumuk pasir,” imbuhnya.

    Jogja Geopark Youth Forum berharap keterlibatan generasi muda dapat memperkuat kampanye pelestarian geopark dan meningkatkan kesadaran bahwa warisan geologi bukan sekadar objek wisata, melainkan potensi ekonomi yang berkelanjutan jika dikelola dengan benar.

    Sumber & gambar: https://pendidikan.harianjogja.com/read/2025/12/11/642/1238649/edukasi-geopark-jogja-diperkuat-pelajar-soroti-ancaman-geosite

    Share to

    Related News

    Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong regenerasi petani muda sebagai langkah strategis memperkuat pertanian dan ketahanan pangan nasional.

    Regenerasi Petani Muda Dipercepat, Menta...

    by Dec 22 2025

    Jumlah pengunjung : 85 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pe...

    “Pemkab Bantul menerima tambahan bus sekolah gratis dan mematangkan rute layanan untuk pelajar. Persiapan armada dan rute sedang finalisasi.”

    Gratis untuk Pelajar! Bantul Tambah Bus ...

    by Dec 19 2025

    Jumlah pengunjung : 126 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...

    mendikdasmen ajak peserta didik jadi anak indonesia hebat program anak indonesia hebat kemendikdasmen cara membentuk karakter anak sejak dini pendidikan karakter siswa di indonesia kebiasaan positif anak di sekolah

    Mendikdasmen Dorong Peserta Didik Bangun...

    by Dec 17 2025

    Jumlah pengunjung : 112 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

    insentif guru honorer 2026;Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer Jadi Rp400 Ribu Mulai 2026

    Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer...

    by Dec 15 2025

    Jumlah pengunjung : 147 JAKARTA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memasti...

    Kemendikdasmen; ijazah; Kemendikdasmen Pastikan Kemudahan Penggantian Ijazah bagi Korban Banjir Sumatera

    Kemendikdasmen Pastikan Kemudahan Pengga...

    by Dec 10 2025

    Jumlah pengunjung : 111 JAKARTA—Pemerintah memastikan bahwa para murid yang terdampak banjir dan l...

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan bahwa 24.994 peserta dinyatakan lulus tahapan Seleksi Substantif PPG bagi Calon Guru Tahun 2025.

    Hampir 25 Ribu Peserta Lulus Seleksi Sub...

    by Dec 05 2025

    Jumlah pengunjung : 110 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top