Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Kemendikdasmen Terapkan Kurikulum Darurat Berjenjang di Wilayah Bencana Sumatera

    Dec 11 2025353 Dilihat

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan kerangka kebijakan pembelajaran berjenjang untuk wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kebijakan ini dirancang untuk menjamin keberlangsungan pendidikan mulai dari masa tanggap darurat hingga beberapa tahun pascabencana.

    Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menjelaskan di Jakarta, Rabu (11/12/2025), bahwa pemulihan ini dibagi menjadi tiga fase waktu:

    1. Fase 0-3 Bulan: Fokus pada penyederhanaan kurikulum ke kompetensi esensial, penyediaan bahan ajar darurat, dan dukungan psikososial dengan asesmen yang menekankan keamanan siswa.
    2. Fase 3-12 Bulan: Fokus beralih ke pemulihan kemampuan dasar melalui kurikulum adaptif krisis, program remedial, dan asesmen transisi berbasis portofolio.
    3. Fase 1-3 Tahun: Penguatan kualitas pembelajaran kembali, integrasi pendidikan kebencanaan secara permanen, serta monitoring jangka panjang terhadap literasi, numerasi, dan kesejahteraan mental siswa.

    Toni menambahkan bahwa BSKAP juga telah menerbitkan Panduan Implementasi Pendidikan Kebencanaan sebagai acuan sekolah.

    “Panduan implementasi pendidikan kebencanaan ini juga dilengkapi dengan peta kompetensi terkait kebencanaan untuk peserta didik sesuai jenjangnya. Kompetensi tersebut dapat diintegrasikan ke mata pelajaran yang relevan,” kata Toni.

    Seluruh proses ini akan berjalan beriringan dengan perbaikan fisik fasilitas pendidikan.

    “Kami sudah memiliki peta jalan kebijakan pascabencana. Ini memastikan bahwa pemulihan pendidikan berlangsung berkelanjutan, tidak hanya jangka pendek tetapi juga memperkuat ketahanan sekolah di masa depan,” ujarnya.

    Otonomi Daerah dan Fleksibilitas Belajar

    Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa teknis pelaksanaan pembelajaran di lapangan diserahkan kepada kebijakan pemerintah daerah (Pemda) masing-masing. Hal ini dikarenakan tingkat kerusakan dan kondisi di setiap wilayah berbeda-beda.

    “Kondisi sekolah di setiap daerah terdampak tidak sama. Karena itu, pembelajaran kami serahkan pada kebijakan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Yang terpenting adalah hak belajar murid tetap terpenuhi dan keselamatan mereka terjamin,” ujar Abdul Mu’ti.

    Pola pembelajaran yang dapat diterapkan sangat bervariasi, mulai dari sistem gilir (shift), daring, menumpang di sekolah lain, hingga belajar di tenda darurat. Fleksibilitas ini juga berlaku untuk sistem penilaian atau ujian semester.

    “Pemerintah daerah dan satuan pendidikan juga diberikan kebebasan memilih moda pembelajaran dan bentuk asesmen yang paling memungkinkan, baik dengan tetap melaksanakan tes seperti biasa, menggantinya dengan penilaian harian tanpa tes semester, maupun menggunakan aktivitas bakti sosial sebagai dasar penilaian,” ucap Menteri Mu’ti.

    Baca juga: Sultan HB X Instruksikan Kampus Data Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera untuk Diberi Bantuan

    Sumber: puslapdik.kemendikdasmen

    Share to

    Related News

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setelah Status Kepegawaian Diperjelas

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setel...

    by Aug 20 2026

    Jumlah pengunjung : 68 DPR RI berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru setelah pemerintah dan DPR...

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Status Kepegawaian Dialihkan ke Pusat

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Stat...

    by Aug 19 2026

    Jumlah pengunjung : 72 Pemerintah dan DPR RI menyepakati penataan status kepegawaian guru Pegawai Pe...

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi ...

    by Aug 18 2026

    Jumlah pengunjung : 25 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Ini Rincian Penggunaannya

    Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, I...

    by Aug 14 2026

    Jumlah pengunjung : 77 Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam R...

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat ...

    by Aug 12 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat mulai aktif beropera...

    Beasiswa Kuliah ke Malaysia Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    BOS Madrasah Tahap II 2026 Rp4,1 Triliun...

    by Aug 11 2026

    Jumlah pengunjung : 84 Kementerian Agama (Kemenag) segera menyalurkan Dana Bantuan Operasional Sekol...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top