Syalim • Jun 30 2025 • 168 Dilihat

Pada 29 Juni 2025, Kemdiktisaintek menekankan bahwa perguruan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau (LLDIKTI XVII) harus menjadi pusat penggerak inklusivitas serta inovasi untuk menjawab tantangan nasional. Kepala LLDIKTI XVII, Dr. Nopriadi, SKM, M.Kes., berkomitmen memperkuat layanan dan inisiasi kampus demi memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas di daerah tersebut.
Selain itu, Nopriadi menegaskan bahwa hingga kini, perguruan tinggi di Riau dan Kepri telah aktif menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara mandiri dan konsisten. Beberapa kampus, seperti Universitas Islam Riau, bahkan telah mengimplementasikan magang mandiri dan asistensi mengajar mandiri, yang kini dikonversi menjadi kredit akademik (20 SKS). Ia percaya upaya ini memperkuat peran kampus sebagai agen langsung perubahan positif di daerah.
Berkat penerapan MBKM mandiri yang progresif, sejumlah perguruan tinggi di LLDIKTI XVII meraih penghargaan atas keberhasilan program ini. Salah satunya adalah UIR yang telah mencetak ratusan mahasiswa magang serta asistensi guru, membuktikan bahwa program tersebut mampu mendorong transformasi pendidikan tinggi yang positif.
Baca juga: https://wartapendidikanjogja.com/unika-atmajaya-kontrak-riset-2025/
Melalui penguatan SDM, peningkatan kapasitas riset, serta jejaring baik dengan pemerintah daerah maupun industri, LLDIKTI XVII berharap kampus-kampus di wilayahnya dapat tumbuh sebagai pusat inovasi dan inklusivitas. Harapannya, peran Kemdiktisaintek ini akan menjadi fondasi menuju perguruan tinggi kelas dunia dan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Nusantara.
Ditulis oleh Aizan
Sumber gambar: https://kemdiktisaintek.go.id/wp-content/uploads/2025/06/048A3324-scaled.jpeg
Artikel ini diadaptasi dari kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/, diakses pada 30 Juni 2025.
Jumlah pengunjung : 11 Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran ...
Jumlah pengunjung : 12 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong pengembangan pe...
Jumlah pengunjung : 22 Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menilai kebijakan penghapu...
Jumlah pengunjung : 18 Pemerintah Indonesia dan Turki terus memperkuat kerja sama di bidang pendidik...
Jumlah pengunjung : 23 Penerbitan surat edaran terkait guru non-ASN memberikan kepastian baru bagi p...
Jumlah pengunjung : 63 Pemerintah berencana menerapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib d...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.