Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Mahasiswa KKN-T Alma Ata Yogyakarta Terapkan Gong Ceting di Brebes

    Mar 21 2024170 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Untuk membantu mengatasi masalah stunting di Brebes, mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata Yogyakarta melakukan Gong Ceting, juga dikenal sebagai Gotong royong Cegah Stunting. Dr. Muh Mustakim MPdI, Wakil Rektor 1 Universitas Alma Yogyakarta, menyatakan saat penerjunan KKN-T Universitas Alma Ata di Lantai 5 Gedung KPT Brebes pada Rabu (2/8/23), mengatakan, “Sebelumnya, Gong Ceting telah diterapkan bersama 15 Perguruan Tinggi di Yogya ternyata berhasil dalam mencegah stunting, dan para mahasiswa kami akan menerapkannya di Brebes.”

    Mustakim menjelaskan bahwa, sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma perguruan tinggi, pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan mahasiswa harus melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui KKN. Sebagaimana dijanjikan oleh Rektor, akan dilaksanakan di wilayah Pantura, termasuk Brebes. “Sinergitas Optimalisasi Potensi Daerah untuk Ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting” adalah tema KKN kali ini.

    Menurutnya, segala sesuatu dimulai dari sinergi. Mahasiswa tidak akan dapat melakukan apa pun di Desa atau Kabupaten Brebes tanpa bantuan dan arahan dari OPD dan pemerintah terkait. Jika sinergi ini ditemukan setelah KKN, harapannya adalah program yang baik untuk kolaborasi dengan masyarakat dapat diteruskan di daerah setempat.

    “Ada 60 mahasiswa yang kami sebar di Kecamatan Brebes,” katanya. Mereka akan ditempatkan di Desa Tengki, Wangandalem, Limbangan Kulon, Limbangan Wetan, dan Pasarbatang. Menurut Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH, nampaknya apa yang saya bicarakan dengan para Rektor telah terwujud. Pertama, mohon meminta kuliah kerja amali di Brebes, dan kedua, topik. Problem kemiskinan ekstrem dan stunting adalah tantangan besar bagi pemerintah Kabupaten Brebes.

    Urip menyatakan bahwa 75 persen keluarga miskin memiliki anak-anak yang masuk kategori stunting. Urip menyimpulkan, “Sebagaimana arahan Presiden, kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Brebes nol di 2024, tetapi rumah tangga yang masuk kategori miskin ekstrem sekarang masih di angka 35 lebih.”

    Sumber:
    https://brebeskab.go.id/index.php/content/1/mahasiswa-alma-ata-yogyakarta-terapkan-gong-ceting-di-brebes

    Share to

    Related News

    daftar event pergantian tahun baru di Jogja tempat meriah sambut tahun baru Jogja 2026 pesta musik dan budaya Tahun Baru Jogja pesta malam tahun baru hotel Jogja

    Rayakan Tahun Baru 2026 di Jogja! 8 Agen...

    by Dec 30 2025

    Jumlah pengunjung : 155 YOGYAKARTA — Kota Yogyakarta kembali menyajikan beragam agenda menarik unt...

    Puspresnas umumkan 10 SD terbaik nasional 2025. Tiga sekolah dari DIY mendominasi daftar prestasi tertinggi, termasuk SD Muhammadiyah Condongcatur.

    10 SD Terbaik Nasional 2025, DIY Kuasai ...

    by Dec 29 2025

    Jumlah pengunjung : 163 YOGYAKARTA — Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) merilis daftar 10 sekola...

    Kisah Betran, Anak Penjual Es Teh Asal P...

    by Dec 28 2025

    Jumlah pengunjung : 68 Latar belakang ekonomi yang sederhana bukanlah penghalang untuk mengukir pres...

    Wujud Solidaritas: Pemprov DIY Berikan S...

    by Dec 27 2025

    Jumlah pengunjung : 82 Pemerintah Provinsi DIY memberikan bantuan khusus bagi 1.296 mahasiswa di Jog...

    Masuk 5 Besar Kampus Berprestasi, 2 Perg...

    by Dec 26 2025

    Jumlah pengunjung : 87 Dua perguruan tinggi kenamaan di Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM) da...

    Personel PMI DIY siaga melayani darurat Nataru di Yogyakarta Ambulans PMI DIY bersiap sediakan layanan selama libur akhir tahun Pos kesehatan PMI DIY untuk Natal dan Tahun Baru

    Siaga Nataru 2025/2026, PMI DIY Turunkan...

    by Dec 26 2025

    Jumlah pengunjung : 78 YOGYAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top