Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Manfaat dan Kewajaran Stres dalam Kehidupan Sehari-hari

    Oct 18 2024221 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Stres sering kali dianggap sebagai hal yang negatif oleh banyak orang, bahkan menjadi kata yang dihindari karena stigma buruk yang melekat padanya, sedangkan hal terdebut memiliki manfaat dan kewajaran . Tak jarang, orang mengaitkan stres dengan kondisi “gila.” Namun, persepsi ini salah kaprah karena pada dasarnya stres dan gila adalah dua kondisi yang berbeda secara signifikan.

    Apa Itu Stres?
    Stres adalah kondisi ketika seseorang mengalami tekanan, tuntutan, atau ketegangan dari lingkungan sekitarnya. Situasi-situasi yang membuat seseorang merasa tertekan, seperti tugas pekerjaan yang menumpuk, biaya hidup yang tinggi, atau konflik dengan keluarga atau tetangga, dapat menyebabkan stres. Namun, penting untuk diingat bahwa stres tidak sama dengan gila.

    Apa Itu Gila?
    Gila adalah kondisi ketika seseorang kehilangan kesadaran akan realitas dan bertindak di luar kendali. Misalnya, berbicara atau tertawa sendiri tanpa alasan yang jelas, melakukan tindakan tanpa dasar, atau tidak dapat merespon secara logis dalam percakapan. Seseorang yang mengalami stres masih memiliki kesadaran penuh, sedangkan orang yang gila kehilangan kendali dan kesadaran dirinya.

    Manfaat Stres: Apakah Stres Selalu Buruk?
    Meskipun stres sering dianggap sebagai sesuatu yang harus dihindari, sebenarnya stres juga bisa memberikan manfaat, tergantung jenis stres yang dialami. Ada dua jenis stres yang perlu diketahui, yaitu:

    1. Eustress (Stres Baik)
      Stres baik atau eustress adalah stres yang memotivasi dan memberikan dorongan positif bagi seseorang. Contohnya adalah ketika seseorang mendapat promosi jabatan, menikah, atau berhasil naik kelas. Eustress membantu seseorang berkembang dan menghadapi tantangan dengan lebih baik, sehingga menjadi lebih produktif dan berprestasi.
    2. Distress (Stres Buruk)
      Sebaliknya, stres buruk atau distress adalah jenis stres yang menyebabkan dampak negatif. Contohnya seperti kehilangan pekerjaan, kematian orang yang dicintai, atau kegagalan dalam mencapai tujuan. Distress dapat melemahkan kondisi mental dan fisik seseorang, sehingga perlu dihindari atau dikelola dengan baik.

    Apakah Stres Itu Wajar?
    Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dan dialami oleh setiap orang tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau profesi. Di setiap aspek kehidupan, stres pasti ada. Dalam pendidikan, misalnya, siswa merasa stres karena adanya tuntutan untuk mencapai nilai tertentu. Di dunia kerja, karyawan sering kali menghadapi tekanan untuk memenuhi target yang diberikan oleh atasan. Dalam kehidupan keluarga, tekanan ekonomi, seperti naiknya harga kebutuhan pokok, juga menjadi sumber stres.

    Jadi, meskipun stres adalah hal yang wajar terjadi, penting untuk bisa membedakan antara stres yang memberikan manfaat dan yang merugikan. Mengelola stres dengan baik dapat membantu seseorang mencapai kesuksesan dan menghadapi tantangan hidup dengan lebih percaya diri.

    Baca juga : Jurusan Gizi Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia yang Sudah Akreditasi A

    Kesimpulan
    Stres adalah respons alami yang dialami setiap orang di berbagai situasi. Dengan memahami bahwa tidak semua stres bersifat merugikan, kita dapat memanfaatkannya untuk menjadi lebih baik dan produktif. Yang terpenting, stres harus dikelola dengan baik agar tidak berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik.

    Author : Subkhi Mashadi

    Sumber : https://www.kompasiana.com/trygunawanzebua2508/670bdc98ed641547b01778c2/apakah-stres-itu-dapat-memberikan-manfaat-dan-wajarkah-terjadi
    Sumber Img : https://pin.it/2BgMQjKGk

    Share to

    Related News

    Pembatasan akses gim pada anak dinilai membutuhkan peran aktif orang tua agar penggunaan teknologi tetap sehat dan terkontrol.

    Peran Orang Tua dalam Pembatasan Akses G...

    by May 15 2026

    Jumlah pengunjung : 112 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang t...

    Di Balik Puluhan Ribu Kasus Keracunan da...

    by May 11 2026

    Jumlah pengunjung : 134 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seha...

    Waspada Penularan Virus Hanta dari Tikus...

    by May 09 2026

    Jumlah pengunjung : 214 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...

    Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong regenerasi petani muda sebagai langkah strategis memperkuat pertanian dan ketahanan pangan nasional.

    Regenerasi Petani Muda Dipercepat, Menta...

    by Dec 22 2025

    Jumlah pengunjung : 133 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung p...

    “Pemkab Bantul menerima tambahan bus sekolah gratis dan mematangkan rute layanan untuk pelajar. Persiapan armada dan rute sedang finalisasi.”

    Gratis untuk Pelajar! Bantul Tambah Bus ...

    by Dec 19 2025

    Jumlah pengunjung : 213 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...

    mendikdasmen ajak peserta didik jadi anak indonesia hebat program anak indonesia hebat kemendikdasmen cara membentuk karakter anak sejak dini pendidikan karakter siswa di indonesia kebiasaan positif anak di sekolah

    Mendikdasmen Dorong Peserta Didik Bangun...

    by Dec 17 2025

    Jumlah pengunjung : 165 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top