Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Remaja Cerdas tanpa Pergaulan Bebas

    Apr 12 2024182 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Masa remaja, penuh tantangan dan peluang. Namun, kebebasan yang salah bisa berujung pada dampak negatif, terutama pergaulan bebas yang membawa konsekuensi serius seperti kehamilan di luar nikah. Fenomena ini merambah dari kota besar hingga pelosok, terdorong oleh media hiburan dan interaksi sehari-hari.

    Remaja butuh pergaulan, tapi alasan di balik itu penting. Mereka sedang menemukan diri, mencari identitas. Definisi remaja sendiri, menurut teori, adalah fase transisi menuju kedewasaan dalam aspek mental, emosional, sosial, dan fisik.

    Orang tua bertanggung jawab memantau masa ini. Terutama saat di sekolah menengah atau perguruan tinggi, saat minat pada isu seksual muncul. Kekurangan informasi dari sumber yang tepat membuat mereka mencari tahu dari tempat lain, seperti teman, buku, media, atau internet. 

    Namun, jika tidak hati-hati, mereka bisa salah paham dan bertindak impulsif. Kekurangan pemahaman tentang seks bisa mengakibatkan pergaulan bebas yang berbahaya, dengan konsekuensi seperti kehamilan tak diinginkan, penyebaran penyakit, bahkan aborsi yang berisiko tinggi.

    Selain risiko fisik, dampak psikologisnya tak kalah serius. Remaja yang terlibat merasa bersalah, malu, rendah diri, bahkan depresi. Ini memengaruhi aktivitas sehari-hari hingga bisa berujung pada berhenti sekolah atau kuliah.

    Remaja berkualitas adalah yang cerdas dan memiliki pemahaman agama yang kokoh. Ini bisa menjadi filter untuk menghindari pergaulan bebas. Aktivitas positif seperti berorganisasi bisa mengisi waktu mereka.

    Mereka juga perlu menjaga diri dengan memiliki konsep hidup yang jelas, yang bisa ditanamkan oleh orang tua sejak dini. Pengawasan dan bimbingan mereka sangat penting untuk menjauhkan dari pergaulan yang berpotensi merugikan.

    Share to

    Related News

    Pembatasan akses gim pada anak dinilai membutuhkan peran aktif orang tua agar penggunaan teknologi tetap sehat dan terkontrol.

    Peran Orang Tua dalam Pembatasan Akses G...

    by May 15 2026

    Jumlah pengunjung : 51 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang tu...

    Di Balik Puluhan Ribu Kasus Keracunan da...

    by May 11 2026

    Jumlah pengunjung : 75 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehar...

    Waspada Penularan Virus Hanta dari Tikus...

    by May 09 2026

    Jumlah pengunjung : 134 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...

    Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong regenerasi petani muda sebagai langkah strategis memperkuat pertanian dan ketahanan pangan nasional.

    Regenerasi Petani Muda Dipercepat, Menta...

    by Dec 22 2025

    Jumlah pengunjung : 86 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pe...

    “Pemkab Bantul menerima tambahan bus sekolah gratis dan mematangkan rute layanan untuk pelajar. Persiapan armada dan rute sedang finalisasi.”

    Gratis untuk Pelajar! Bantul Tambah Bus ...

    by Dec 19 2025

    Jumlah pengunjung : 160 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...

    mendikdasmen ajak peserta didik jadi anak indonesia hebat program anak indonesia hebat kemendikdasmen cara membentuk karakter anak sejak dini pendidikan karakter siswa di indonesia kebiasaan positif anak di sekolah

    Mendikdasmen Dorong Peserta Didik Bangun...

    by Dec 17 2025

    Jumlah pengunjung : 111 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top