Fajar A • Dec 17 2024 • 256 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – Garam merupakan bumbu dapur yang sering digunakan dalam masakan sehari-hari untuk menambah cita rasa. Namun, Kementerian Kesehatan RI menyarankan agar konsumsi garam tidak melebihi 2.000 miligram natrium atau sekitar satu sendok teh per hari. Jika dikonsumsi secara berlebihan, garam dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti hipertensi dan gangguan jantung. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda tubuh yang kelebihan garam dan membatasi asupannya.
Berikut beberapa tanda tubuh telah mengkonsumsi garam secara berlebihan, seperti dikutip dari Eating Well:
Konsumsi garam berlebih dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, yang dikenal sebagai retensi air. Kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan pada area tertentu, perasaan kembung, dan rasa tidak nyaman, terutama saat mengenakan pakaian.
Beberapa atlet juga melaporkan bahwa retensi air akibat kelebihan garam membuat tubuh terasa berat dan mempengaruhi performa olahraga mereka.
Kadar natrium yang tinggi dalam tubuh dapat mengganggu keseimbangan cairan, sehingga tubuh akan kehilangan banyak air (dehidrasi). Dehidrasi inilah yang sering menyebabkan sakit kepala, karena otak menyusut akibat kekurangan cairan.
Jika Anda mengalami sakit kepala, dianjurkan untuk minum banyak air putih. Hal ini membantu mengembalikan keseimbangan cairan tubuh dan mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine.
Rasa haus yang tak kunjung hilang disertai mulut kering bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda kelebihan garam.
Garam yang berlebih membuat tubuh menarik cairan dari sel-sel tubuh, sehingga menyebabkan kekurangan cairan. Tubuh akan memberi sinyal berupa rasa haus untuk membantu memulihkan keseimbangan cairan yang terganggu.
Kelebihan garam dalam tubuh meningkatkan rasa haus. Ketika kebutuhan cairan dipenuhi, tubuh akan mengatur agar kelebihan natrium dan air dikeluarkan melalui urine. Akibatnya, seseorang akan lebih sering buang air kecil.
Mengonsumsi garam dalam jumlah yang wajar sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika melebihi batas yang direkomendasikan, tubuh akan memberikan berbagai sinyal seperti bengkak, sakit kepala, rasa haus berlebihan, hingga sering buang air kecil. Untuk menjaga keseimbangan cairan dan mencegah risiko kesehatan, sebaiknya mulai mengurangi asupan garam harian dan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.
Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7688566/sederet-tanda-tubuh-kebanyakan-makan-garam-termasuk-sakit-kepala
Gambar : https://www.freepik.com/free-photo/roasted-chicken-brown-paper-with-ingredients-concrete-background_3698213.htm#fromView=search&page=1&position=12&uuid=b5f24022-7b60-4fc0-a00a-789a30e759e1
Jumlah pengunjung : 28 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang tu...
Jumlah pengunjung : 49 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehar...
Jumlah pengunjung : 107 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...
Jumlah pengunjung : 66 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pe...
Jumlah pengunjung : 94 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah ...
Jumlah pengunjung : 92 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.