Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • WFH ASN DIY Tak Wajib 50 Persen, Bisa Disesuaikan Kebutuhan Tiap OPD

    Apr 24 202621 Dilihat

    Pemda DIY menerapkan WFH ASN secara fleksibel, tidak harus 50 persen, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.

    Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta telah memasuki tahap pelaksanaan dan berjalan cukup baik. Meskipun demikian, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih melakukan penyesuaian agar kebijakan ini tetap selaras dengan kebutuhan layanan masing-masing.

    Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyampaikan bahwa pada awal penerapan kebijakan WFH terdapat beberapa respons dari pegawai. Hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap sistem kerja baru yang lebih fleksibel.

    “Pelaksanaannya sudah berjalan. Memang ada beberapa keluhan, tapi itu hal wajar dalam tahap penyesuaian,” ujarnya.

    Baca juga: Mendikdasmen Ajak Siswa Gowes ke Sekolah, Biar Sehat & Hemat Energi!

    Ia menjelaskan bahwa kebijakan WFH di lingkungan Pemda DIY tidak bersifat kaku. Meskipun terdapat acuan sebesar 50 persen, implementasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan tiap OPD. Bahkan, dalam kondisi tertentu, jumlah pegawai yang bekerja dari rumah bisa lebih sedikit.

    “Semua tergantung kebutuhan layanan di tiap OPD. Pengaturannya diserahkan pada kebijakan internal masing-masing,” jelasnya.

    Selain itu, kebijakan ini juga diiringi dengan langkah efisiensi energi, salah satunya melalui penerapan hari tanpa kendaraan bagi aparatur sipil negara pada waktu tertentu. Langkah ini diharapkan dapat mendukung penghematan energi sekaligus mendorong perubahan pola kerja yang lebih modern.

    Pelaksanaan WFH dijadwalkan pada hari tertentu dengan tetap mempertimbangkan unit layanan yang bersifat vital. Unit seperti layanan kesehatan, keamanan, serta pelayanan publik tetap menjalankan aktivitas secara langsung di kantor guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

    Untuk memastikan efektivitas kebijakan, setiap OPD diminta melakukan evaluasi dan menyusun laporan berkala terkait pelaksanaan WFH. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan selanjutnya agar lebih optimal dan tepat sasaran.

    Sumber: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2026/04/23/510/1253682/wfh-tak-harus-50-persen-pemda-diy-sesuaikan-kebutuhan-opd

    Share to

    Related News

    Pemkot Yogyakarta mengorkestrasi berbagai event untuk memperkuat branding Kota Festival dan meningkatkan kunjungan wisata.

    Jogja Jadi Kota Festival Serius! Ribuan ...

    by Apr 17 2026

    Jumlah pengunjung : 38 Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival d...

    PMI DIY menerima hibah alat medis senilai Rp3,3 miliar untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat.

    Bantuan Miliaran Rupiah! PMI DIY Perkuat...

    by Apr 15 2026

    Jumlah pengunjung : 42 Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima hibah alat m...

    Mendikdasmen mendorong siswa bersepeda ke sekolah untuk hidup sehat sekaligus mendukung program hemat energi di lingkungan pendidikan.

    Mendikdasmen Ajak Siswa Gowes ke Sekolah...

    by Apr 14 2026

    Jumlah pengunjung : 55 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong para siswa untu...

    SMPN 8 Yogyakarta menerapkan pengelolaan sampah mandiri dengan sistem pemilahan dan teknologi untuk menciptakan lingkungan sekolah bersih.

    Inovatif! SMPN 8 Jogja Ubah Sampah Jadi ...

    by Apr 13 2026

    Jumlah pengunjung : 64 SMP Negeri 8 Yogyakarta menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri di lingk...

    Pemkab Sleman menunda WFH karena masih membutuhkan koordinasi matang agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

    WFH Belum Berlaku di Sleman, Ini Penjela...

    by Apr 10 2026

    Jumlah pengunjung : 87 Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan untuk belum menerapkan kebijakan work ...

    data arus kendaraan masuk DIY jelang Nataru jalur paling padat Yogyakarta saat libur Natal dan Tahun Baru cara hindari macet di Jogja saat Nataru 2026

    Lonjakan Kendaraan Masuk DIY Jelang Nata...

    by Dec 24 2025

    Jumlah pengunjung : 41 YOGYAKARTA — Arus kendaraan yang masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top