Fajar A • Dec 20 2024 • 267 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja –Ekonomi digital tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama melalui sektor e-commerce, meski beberapa perusahaan sempat menghadapi tantangan berupa gelombang PHK. Hal ini dipertegas oleh laporan terbaru Google, Temasek, dan Bain & Company dalam studi eConomy SEA 2022.
Menurut laporan tersebut, nilainya diproyeksikan mencapai USD77 miliar (sekitar Rp1.197,8 triliun dengan kurs Rp15.557 per USD) pada tahun 2022, tumbuh 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sektor e-commerce menyumbang kontribusi terbesar dengan nilai USD59 miliar, yang diprediksi meningkat menjadi USD95 miliar pada 2025.
Selain e-commerce, sektor lain seperti transportasi, layanan pesan-antar makanan, perjalanan online, dan media digital juga berperan penting. Pada tahun 2022, transportasi dan pesan-antar makanan menyumbang USD8 miliar, dengan proyeksi naik menjadi USD15 miliar di 2025. Sementara itu, layanan perjalanan online diperkirakan tumbuh dari USD3 miliar menjadi USD10 miliar dalam periode yang sama. Media digital pun tidak ketinggalan, diprediksi naik dari USD6,4 miliar menjadi USD11 miliar pada 2025.
Meski memiliki prospek cerah, ekonomi digital Indonesia menghadapi sejumlah tantangan. Ancaman perlambatan ekonomi global yang diprediksi lembaga keuangan internasional menjadi salah satu kekhawatiran utama. Di tingkat Asia Tenggara, nilai ekonomi digital kawasan diproyeksikan mencapai USD174 miliar, dengan kontribusi Indonesia mencapai USD70 miliar. Namun, dari sisi pertumbuhan, Indonesia tertinggal dibanding Filipina (93% YoY) dan Thailand (51% YoY), dengan hanya mencatatkan pertumbuhan 49% YoY.
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, sektor ekonomi digital tetap memiliki peluang besar meski dunia menghadapi ketidakpastian ekonomi. Namun, ia mengingatkan pentingnya membangun model bisnis yang tangguh untuk memastikan keberlanjutan startup di Indonesia.
Baca Juga : Perkembangan, Potensi, dan Tantangan Ekonomi Syariah di Indonesia
Ekonomi digital tidak hanya menjadi masa depan ekonomi Indonesia, tetapi juga peluang besar bagi generasi muda. Pemerintah terus mendorong pengembangan talenta digital untuk menciptakan inovasi yang dapat bersaing secara global. “Generasi muda harus memanfaatkan ekonomi berbasis pengetahuan untuk menghadirkan inovasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” ujar Menkominfo.
Dengan potensi besar yang dimilikinya, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara hingga 2030. Namun, tantangan global dan perlambatan ekonomi tetap harus diantisipasi agar sektor ini terus menjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional.
Author : Khabiburohman
Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/artikel/detail/ekonomi-digital-indonesia-tetap-ngacir
SumberGambar: https://www.freepik.com/free-photo/research-information-graph-search-concept_16470009.htm#fromView=search&page=1&position=9&uuid=b42725b3-7bde-4c55-90c7-85e84e6f99d8
Jumlah pengunjung : 112 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang t...
Jumlah pengunjung : 133 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seha...
Jumlah pengunjung : 213 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...
Jumlah pengunjung : 132 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung p...
Jumlah pengunjung : 213 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...
Jumlah pengunjung : 164 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.