Sarwo • Dec 04 2025 • 89 Dilihat

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mencatatkan capaian yang luas dengan total penerima manfaat mencapai 190.442 orang. Jumlah tersebut mencakup berbagai kelompok sasaran, termasuk 1.131 ibu menyusui dan 624 ibu hamil.
Kepala Satgas Percepatan Program MBG Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, merinci bahwa distribusi bantuan gizi ini tidak hanya terbatas pada pelajar sekolah umum dan ibu hamil. Program ini juga telah menyentuh 2.564 balita serta 187.878 siswa dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Saat ini, progam MBG juga sudah dirasakan manfaatnya oleh 468 siswa SLB (Sekolah Luar Biasa) Senenan mulai dari jenjang SD hingga SMA,” ujar Ibnu Hajar pada Selasa (2/12/2025).
Selain fokus pada kuantitas penerima, Hajar juga memberikan atensi khusus terhadap standar operasional dan tata kelola distribusi. Ia menekankan agar proses penyaluran makanan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta menjamin kebersihan (higienitas).
“Banyak masukan masyarakat masuk ke kami. Tolong ini diperhatikan,” tegas Hajar mengingatkan jajarannya.
Dampak program MBG di Jepara ternyata melampaui sekadar penguatan ketahanan pangan pendidikan. Program ini turut mendorong inklusivitas dengan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dalam ekosistem pelayanan publik.
Apresiasi turut diberikan kepada Yayasan Raudlatul Ulum Kajen yang mendukung percepatan program gizi nasional ini. Saat ini, tercatat ada dua relawan penyandang disabilitas yang aktif bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jepara. Mereka adalah M Syarifuddin Yahya, seorang penyandang tunarungu yang bertugas di SPPG Jlegong, Kecamatan Keling, serta Sutriyono, penyandang cerebral palsy yang bekerja di SPPG Mayonglor 1, Kecamatan Mayong.
Pelibatan ini sejalan dengan momentum peringatan bagi kaum difabel. “Hari Disabilitas Internasional diperingati tiap 3 Desember. Kita akan selalu pastikan mereka mendapatkan hak-haknya baik terkait pendidikan maupun kesempatan kerja,” tandas Hajar.
Artikel lainnya: Efektivitas Program MBG dan Urgensi Peran Ahli Gizi: Sebuah Catatan Kritis
Sumber: metrotvnews.com
Jumlah pengunjung : 17 JAKARTA – Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i, meyakini pengembanga...
Jumlah pengunjung : 20 JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyusun Peta Jala...
Jumlah pengunjung : 50 SLEMAN – Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sleman menghadapi persoal...
Jumlah pengunjung : 36 JAKARTA – Usulan peningkatan kesejahteraan guru kembali mengemuka. Wakil Ke...
Jumlah pengunjung : 56 PIDIE – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menarget...
Jumlah pengunjung : 73 JAKARTA – Program beasiswa yang diberikan Pemerintah Jepang kepada mahasisw...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.