Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Bahaya Gigi Berlubang: Risiko Kematian yang Mengintai

    Aug 06 2024121 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Pada awal bulan September, sebuah cuitan tentang masalah gigi berlubang sempat viral di Yogyakarta. Cuitan tersebut menyoroti bahwa gigi berlubang bisa menjadi penyebab kematian seseorang secara tidak langsung. Oleh karena itu, penting untuk segera mengobati gigi berlubang karena dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi satu hingga dua porsi minuman manis setiap hari dapat meningkatkan risiko gigi berlubang sebesar 31 persen. Meski demikian, bukan berarti kita harus sepenuhnya menghindari gula. Yang penting adalah menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi dengan benar. Jika tidak segera ditangani, gigi berlubang dapat menyebabkan infeksi pada jaringan tubuh.

    Rasa nyeri yang tidak tertahankan bisa muncul tergantung pada seberapa besar lubang pada gigi. Rasa sakit bisa datang dan pergi dalam hitungan detik. Masalah Gigi ini yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi yang menyebar ke jaringan lunak di sekitar pulp, rahang, atau mulut, dan menyebabkan abses atau kantong berisi nanah karena akumulasi bakteri.

    Penyakit gusi juga bisa muncul dengan gejala peradangan dan nyeri hebat. Penyakit ini dapat menyerang gusi sehat lainnya, menyebabkan gusi membengkak, merah, dan berdarah saat disentuh atau disikat.

    Selain itu, infeksi pada gusi bisa menyebabkan bakteri masuk ke aliran darah dan menginfeksi otot jantung bagian dalam, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kedua kondisi ini bisa berujung pada kematian, jadi sangat penting untuk tidak mengabaikannya.

    Gigi berlubang yang dibiarkan dalam waktu lama dapat menyebabkan infeksi yang menyebar dan merusak tulang rahang. Jika tidak diobati, kerusakan tulang rahang bisa terjadi, terutama jika ada gigi yang copot akibat pembusukan. Hal ini juga dapat menyebabkan pergeseran gigi yang mempengaruhi struktur gigi dan rahang secara keseluruhan.

    Sumber:

    • http://kuliahdesain.com/dp-bbm-sakit-gigi/
    • https://www.freepik.com/free-photo/man-with-pain-holding-one-hand-face_5629791.htm#fromView=search&page=1&position=1&uuid=78876fa5-e895-44d7-befc-59d02393e622
    Share to

    Related News

    Pembatasan akses gim pada anak dinilai membutuhkan peran aktif orang tua agar penggunaan teknologi tetap sehat dan terkontrol.

    Peran Orang Tua dalam Pembatasan Akses G...

    by May 15 2026

    Jumlah pengunjung : 28 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang tu...

    Di Balik Puluhan Ribu Kasus Keracunan da...

    by May 11 2026

    Jumlah pengunjung : 49 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehar...

    Waspada Penularan Virus Hanta dari Tikus...

    by May 09 2026

    Jumlah pengunjung : 107 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...

    Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong regenerasi petani muda sebagai langkah strategis memperkuat pertanian dan ketahanan pangan nasional.

    Regenerasi Petani Muda Dipercepat, Menta...

    by Dec 22 2025

    Jumlah pengunjung : 66 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pe...

    “Pemkab Bantul menerima tambahan bus sekolah gratis dan mematangkan rute layanan untuk pelajar. Persiapan armada dan rute sedang finalisasi.”

    Gratis untuk Pelajar! Bantul Tambah Bus ...

    by Dec 19 2025

    Jumlah pengunjung : 94 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah ...

    mendikdasmen ajak peserta didik jadi anak indonesia hebat program anak indonesia hebat kemendikdasmen cara membentuk karakter anak sejak dini pendidikan karakter siswa di indonesia kebiasaan positif anak di sekolah

    Mendikdasmen Dorong Peserta Didik Bangun...

    by Dec 17 2025

    Jumlah pengunjung : 91 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top