Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai untuk Perkuat Interaksi di Sekolah

    Jul 28 20266 Dilihat

    implementasi kebijakan Kemendikdasmen yang mendorong pembatasan penggunaan gawai demi memperkuat interaksi sosial.

    YOGYAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berupaya menghidupkan kembali ruang interaksi di lingkungan sekolah melalui penerbitan Surat Edaran (SE) Pembatasan Penggunaan Gawai. Kebijakan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dengan mendorong interaksi langsung antarmurid, guru, dan seluruh warga sekolah.

    Kurangi Ketergantungan terhadap Gawai

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pembatasan penggunaan gawai di sekolah bukan berarti melarang pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Kebijakan ini lebih diarahkan untuk mengurangi penggunaan gawai yang tidak berkaitan dengan kegiatan belajar sehingga peserta didik memiliki lebih banyak kesempatan berinteraksi secara langsung.

    Menurutnya, interaksi tatap muka memiliki peran penting dalam membangun karakter, kemampuan komunikasi, empati, dan keterampilan sosial peserta didik.

    Sekolah Jadi Ruang Interaksi yang Sehat

    Melalui surat edaran tersebut, Kemendikdasmen ingin mengembalikan fungsi sekolah sebagai ruang bertumbuh yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan hubungan sosial yang positif.

    Dengan berkurangnya penggunaan gawai di luar kebutuhan pembelajaran, murid diharapkan lebih aktif berdiskusi, bermain, berkolaborasi, serta membangun relasi yang sehat dengan teman maupun guru.

    Baca juga: Kemendikdasmen Dorong Perlindungan Anak dari Risiko Penggunaan Gawai

    Teknologi Tetap Digunakan secara Bijak

    Kemendikdasmen menegaskan bahwa teknologi digital tetap menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan. Namun, penggunaannya harus dilakukan secara bijak, terarah, dan sesuai kebutuhan proses pembelajaran.

    Sekolah diberikan keleluasaan mengatur mekanisme penggunaan gawai dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing satuan pendidikan agar tujuan pembelajaran tetap tercapai tanpa mengurangi kualitas interaksi sosial peserta didik.

    Dukung Lingkungan Belajar yang Lebih Berkualitas

    Kebijakan pembatasan penggunaan gawai diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kondusif, memperkuat budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.

    Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, Kemendikdasmen berharap sekolah kembali menjadi ruang yang memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan pembentukan karakter generasi muda.

    Sumber: jogja.antaranews

    Share to

    Related News

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menerima audiensi pengurus ABPPTSI untuk membahas penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan nasional.

    Kemdiktisaintek Perkuat Sinergi PTN-PTS,...

    by Jul 29 2026

    Jumlah pengunjung : 2 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaint...

    Peserta mengikuti seleksi sekolah kedinasan sebagai salah satu jalur pendidikan yang membuka peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah lulus.

    Cara Jadi CPNS Lewat Sekolah Kedinasan, ...

    by Jul 29 2026

    Jumlah pengunjung : 3 JAKARTA – Sekolah kedinasan kembali menjadi salah satu jalur yang diminati l...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bersama Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee saat membahas penguatan kerja sama pendidikan berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan perluasan akses pembelajaran.

    Indonesia dan Singapura Sepakat Perluas ...

    by Jul 27 2026

    Jumlah pengunjung : 28 JAKARTA – Indonesia dan Singapura memperkuat kerja sama di bidang pendidika...

    Calon peserta mengikuti proses seleksi sekolah kedinasan sebagai persiapan memasuki tahapan penerimaan peserta didik sekolah kedinasan tahun 2026.

    Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Seger...

    by Jul 24 2026

    Jumlah pengunjung : 82 JAKARTA – Pemerintah segera membuka seleksi penerimaan Sekolah Kedinasan Ta...

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama jajaran Kementerian Ekonomi Kreatif saat membahas penguatan kolaborasi perguruan tinggi untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

    Kemdiktisaintek Gandeng Kemenekraf Doron...

    by Jul 23 2026

    Jumlah pengunjung : 37 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisain...

    Presiden Prabowo Subianto melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara sebagai bagian dari upaya menyiapkan calon pemimpin bangsa melalui pendidikan kepemimpinan nasional.

    Universitas Republik Indonesia Resmi Dib...

    by Jul 23 2026

    Jumlah pengunjung : 34 JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Universitas Republik In...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top