Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Formasi PPPK 2024 Terbesar: Inilah 10 Instansi dengan Kuota Terbanyak, Cek di Sini!

    Oct 18 2024196 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Pemerintah kembali membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 dengan total formasi terbanyak 1.031.554 orang. Pendaftaran ini sudah mulai sejak 1 Oktober 2024 dan dibagi menjadi dua periode.

    Jadwal Pendaftaran PPPK 2024

    • Periode pertama: berlangsung dari 1 hingga 20 Oktober 2024, khusus untuk pelamar prioritas seperti guru, D-IV Bidan Pendidik Tahun 2023, eks Tenaga Honorer Kategori II (THK-II), serta tenaga non-ASN yang sudah terdata di database BKN.
    • Periode kedua: akan dibuka pada 17 November hingga 31 Desember 2024 untuk pelamar non-ASN yang masih aktif bekerja di instansi pemerintah, termasuk lulusan PPG yang melamar formasi guru di daerah.

    Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menegaskan bahwa seleksi PPPK tahun 2024 difokuskan untuk menata pegawai non-ASN di berbagai instansi pemerintah. Semua formasi PPPK akan dibuka 100% untuk pegawai non-ASN.

    Jika masih bingung memilih instansi, berikut 10 instansi dengan kuota PPPK terbanyak tahun 2024:

    10 Instansi dengan Kuota PPPK 2024 Terbesar

    1. Kementerian Agama (Kemenag): 89.781 formasi
    2. Kementerian Sosial (Kemensos): 40.573 formasi
    3. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek): 40.573 formasi
    4. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR): 25.079 formasi
    5. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu): 25.079 formasi
    6. Kementerian Perhubungan (Kemenhub): 16.626 formasi
    7. Kementerian Kesehatan (Kemenkes): 14.593 formasi
    8. Mahkamah Agung (MA): 9.726 formasi
    9. Kejaksaan Agung (Kejagung): 1.609 formasi
    10. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf): 809 formasi

    Dokumen yang Wajib Disiapkan untuk Pendaftaran PPPK 2024

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan dari Disdukcapil
    2. Kartu Keluarga (KK)
    3. Pas foto
    4. Swafoto
    5. Ijazah dan Transkrip Nilai
    6. Dokumen tambahan sesuai ketentuan seleksi di instansi yang dituju

    Baca juga : Jurusan Gizi Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia yang Sudah Akreditasi A

    Cara Mendaftar PPPK 2024

    1. Kunjungi situs resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/
    2. Buat akun SSCASN menggunakan NIK dan data diri
    3. Lengkapi biodata sesuai KTP
    4. Pilih jenis seleksi “PPPK”
    5. Pilih instansi dan formasi yang diinginkan
    6. Masukkan riwayat pendidikan dan pekerjaan
    7. Unggah dokumen yang diperlukan
    8. Periksa resume pendaftaran
    9. Cetak kartu pendaftaran PPPK 2024

    Jadwal Seleksi PPPK 2024 untuk Pelamar Prioritas dan Non-ASN

    • Pengumuman seleksi: 30 September – 19 Oktober 2024
    • Pendaftaran: 1 – 20 Oktober 2024 (Pelamar Prioritas) dan 17 November – 31 Desember 2024 (Non-ASN)
    • Seleksi Administrasi: 1 – 29 Oktober 2024 (Pelamar Prioritas) dan 16 Desember 2024 – 3 Februari 2025 (Non-ASN)
    • Pengumuman Hasil: 30 Oktober – 1 November 2024 (Pelamar Prioritas) dan 4 – 18 Februari 2025 (Non-ASN)

    Dengan formasi yang besar dan beragam, pastikan untuk segera mempersiapkan diri dan memilih instansi yang sesuai. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk bergabung sebagai PPPK 2024!

    Author : Subkhi Mashadi
    Sumber : https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7585511/10-instansi-dengan-formasi-pppk-2024-terbesar-cek-kuotanya-di-sini

    Sumber Img : https://pin.it/5e9Lw9ZWW

    Share to

    Related News

    Mengenal Universitas Republik Indonesia, Simak 5 Fakta yang Perlu Diketahui

    Mengenal Universitas Republik Indonesia,...

    by Aug 07 2026

    Jumlah pengunjung : 50 JAKARTA – Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi perhatian publik set...

    Guru Besar UMY Prof. Slamet Riyadi memaparkan lima prototipe kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan untuk membantu deteksi limfoma, tumor otak, penyakit jantung, kanker payudara, dan tingkat stres dalam International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026.

    UMY Hadirkan Lima Inovasi AI untuk Detek...

    by Aug 06 2026

    Jumlah pengunjung : 27 BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan lima proto...

    Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar Penyedia Informasi, Ini Fokus KPDI ke-17

    Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar ...

    by Aug 05 2026

    Jumlah pengunjung : 33 BANTUL – Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) me...

    Partisipasi Semesta Didorong untuk Perluas Akses Buku Bacaan Bermutu

    Partisipasi Semesta Didorong untuk Perlu...

    by Aug 03 2026

    Jumlah pengunjung : 37 KUDUS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak...

    UMY Minta Pendirian 10 Kampus URI Dikaji Matang, Ini Alasannya

    UMY Minta Pendirian 10 Kampus URI Dikaji...

    by Aug 03 2026

    Jumlah pengunjung : 36 BANTUL – Rencana pemerintah mendirikan 10 kampus Universitas Republik Indon...

    uasana sidang Mahkamah Konstitusi saat membacakan putusan terkait anggaran pendidikan yang menegaskan alokasi minimal 20 persen APBN tidak boleh dikurangi.

    Putusan MK: Anggaran Pendidikan Harus Te...

    by Jul 31 2026

    Jumlah pengunjung : 64 JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa anggaran pendidikan tid...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top