Fajar A • Aug 14 2025 • 243 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – Di tengah semangat keberagaman dan kolaborasi lintas budaya, AIESEC in UGM kembali menggelar Global Village Summer Peak 2025, sebuah festival budaya internasional yang mempertemukan pemuda dari 7 negara: Sri Lanka, Vietnam, China, Pakistan, Amerika Serikat, Timor Leste, dan Nigeria.
Bekerja sama dengan Office of International Affairs (OIA) UGM, acara ini menjadi panggung bagi pertukaran budaya yang hidup dan penuh warna. Para peserta, termasuk Exchange Participants dari program On The Map, membawa serta identitas budaya mereka dalam bentuk busana tradisional, kuliner khas, pertunjukan seni, dan cerita inspiratif.
Parade, Talkshow, dan Permainan Interaktif
Festival ini dibuka dengan International Parade, di mana peserta mengenakan pakaian tradisional dari negara masing-masing. Dilanjutkan dengan Special Talkshow, para peserta berbagi pengalaman volunteering dan makna pertukaran budaya.
Di Collaborative Space, pengunjung diajak membatik bersama Batik Yudhistira dan mengikuti permainan Treasure Hunting yang mempererat interaksi antarbudaya.
Sesi Live Country Booths menjadi favorit, menyajikan makanan khas dari berbagai negara. Penampilan seni dalam International Performance menutup rangkaian acara dengan meriah, menampilkan tarian dan musik sebagai cerminan identitas budaya.
“Aku paling suka sesi talkshow dan penampilan budaya dari tiap negara. Bisa kenal teman baru dari universitas lain juga,” ujar Tsalsa Nurhalimah, salah satu peserta.
Menurut Eugenia, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Incoming Global Volunteer AIESEC UGM, Global Village bukan sekadar festival, melainkan ruang dialog lintas bangsa yang menumbuhkan empati, toleransi, dan wawasan global.
“Kami ingin mengajak peserta memaknai hidup dalam keberagaman dan membangun toleransi lintas budaya,” tuturnya.
Global Village digelar dua kali setahun sebagai bagian dari program exchange AIESEC, dan menjadi wujud nyata komitmen terhadap SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), SDG 16 (Perdamaian dan Keadilan), dan SDG 17 (Kemitraan Global).
Author: Allif
Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/diikuti-peserta-dari-7-negara-aiesec-ugm-kembali-gelar-festival-budaya-internasional/
Jumlah pengunjung : 183 Sebanyak 19 siswa SMP dan SMA Sekolah Tumbuh, Bantul, mengikuti program Club...
Jumlah pengunjung : 129 YOGYAKARTA — Di tengah derasnya arus informasi digital, buku tetap menjadi...
Jumlah pengunjung : 157 SIDOARJO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu...
Jumlah pengunjung : 199 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, mene...
Jumlah pengunjung : 201 Penggunaan layanan teknologi finansial atau fintech di kalangan anak muda te...
Jumlah pengunjung : 170 Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan perhelatan akbar Glob...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.