Syalim • Nov 04 2025 • 117 Dilihat

Mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan sebuah gim edukatif bernama “Kata Kita” yang dirancang khusus untuk membantu anak-anak dengan kondisi Cerebral Palsy (CP) yang mengalami speech delay atau keterlambatan bicara. Melalui gim ini, anak-anak dapat berlatih mengucapkan kosakata secara interaktif dan terstruktur, dengan tingkat kesulitan yang bertahap. Inovasi ini hadir sebagai solusi yang lebih mudah dijangkau dibandingkan terapi konvensional yang seringkali mahal dan terbatas aksesnya.
Gim “Kata Kita” bekerja dengan sistem akun anak yang terhubung dengan orang tua, sehingga riwayat permainan termasuk kosakata yang dilafalkan dan tingkat keberhasilan dapat dipantau. Setiap level permainan melibatkan tantangan pengucapan yang dipandu oleh sistem suara dan mikrofon ponsel, lalu hasilnya dianalisis oleh sistem. Orang tua kemudian dapat melihat huruf atau kata mana yang masih sulit diucapkan oleh anak sehingga bisa memberikan bantuan tambahan di rumah.
Salah satu fitur yang menarik adalah penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai reward ketika anak menyelesaikan suatu level. Anak-anak akan menerima kartu virtual yang kemudian dapat memunculkan visual AR saat dipindai, sehingga membuat proses terapi bicara menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi. Tim pengembang juga menegaskan bahwa gim ini bukan pengganti terapi formal, melainkan alat bantu yang memperluas akses terapi untuk anak-anak dengan kondisi khusus.
Dari hasil pengamatan awal di komunitas Wahana Keluarga Cerebral Palsy Jogjakarta (WKCP), penggunaan gim ini memberikan hasil positif, termasuk peningkatan kemampuan membedakan huruf dan mengucapkan kosakata yang sebelumnya sulit. Inovasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar menjangkau lebih banyak anak dengan speech delay, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung inklusi pendidikan dan akses terapi yang merata.
Harian Jogja – “Kata Kita, Gim Terapi Bicara untuk Anak Cerebral Palsy Speech Delay”, 21 Oktober 2025.
Jumlah pengunjung : 15 Penipuan digital memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar pesan teks atau akun ...
Jumlah pengunjung : 26 Bencana alam membawa beragam kerugian bagi masyarakat di wilayah terdampak. S...
Jumlah pengunjung : 30 Mi instan sering menjadi solusi cepat saat lapar karena murah dan praktis. Na...
Jumlah pengunjung : 40 Indonesia baru saja menorehkan rekor baru di kancah global. Bukan di bidang o...
Jumlah pengunjung : 30 Sebuah studi terbaru yang dirilis oleh Massachusetts Institute of Technology ...
Jumlah pengunjung : 45 Keberadaan hutan sebagai ekosistem kompleks yang menaungi ragam vegetasi dan ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.