Sharwo • Dec 12 2025 • 97 Dilihat

Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, Program Studi Informatika Fakultas Sains, Rekayasa dan Teknologi (FSET) Universitas Alma Ata (UAA) bersama Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMATIK) menggandeng RTech Jasa Inspeksi menggelar aksi kemanusiaan. Kolaborasi ini menghadirkan program “Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra” yang ditujukan khusus bagi mahasiswa perantau yang terdampak bencana Sumatra.
Seperti diketahui, bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor baru-baru ini melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, khususnya Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Musibah ini tidak hanya berdampak pada warga di lokasi kejadian, tetapi juga memengaruhi kondisi psikis dan ekonomi para mahasiswa perantau yang sedang menempuh studi di Yogyakarta.
Bantuan Voucher Makan dan Minum
Bentuk bantuan yang disalurkan dalam program ini adalah Voucher Makan dan Minum Gratis. Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban biaya hidup harian mahasiswa yang keluarganya mungkin sedang mengalami kesulitan akibat bencana tersebut.
Voucher ini dapat ditukarkan di Warung Faza, yang berlokasi tepat di depan kampus UAA. Lokasi yang strategis dipilih agar mahasiswa dapat dengan mudah mengakses bantuan tersebut di sela-sela aktivitas perkuliahan.
“Kami berharap bantuan kecil ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Mari kita tunjukkan solidaritas dan kepedulian sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Alma Ata,” tulis perwakilan penyelenggara dalam keterangan resminya.
Syarat dan Cara Klaim Bantuan
Bantuan ini diprioritaskan bagi mahasiswa aktif UAA yang berasal dari atau terdampak langsung oleh bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Untuk mendapatkan voucher tersebut, mahasiswa diwajibkan mengikuti mekanisme klaim sebagai berikut:
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan mitra industri (RTech Inspeksi) dalam merespons isu kemanusiaan, memastikan bahwa mahasiswa tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
Penulis: Sarwo
Jumlah pengunjung : 22 Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Daerah Da...
Jumlah pengunjung : 38 Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival d...
Jumlah pengunjung : 42 Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima hibah alat m...
Jumlah pengunjung : 55 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong para siswa untu...
Jumlah pengunjung : 64 SMP Negeri 8 Yogyakarta menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri di lingk...
Jumlah pengunjung : 87 Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan untuk belum menerapkan kebijakan work ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.