Fajar A • Dec 04 2024 • 230 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – Perbankan syariah memiliki keunggulan unik dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan berkat nilai-nilai fundamental yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Prinsip maqashid syariah yang menjadi landasan operasionalnya mengedepankan lima nilai inti, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan, menjadikannya instrumen penting untuk pembangunan berkelanjutan.
Menurut Fauziah Rizki Yuniarti, pengamat ekonomi syariah dari Universitas Indonesia, perbankan syariah memiliki potensi besar dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dan Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). Keunggulannya terletak pada akses ke sumber pendanaan murah, seperti zakat, wakaf, dan tabungan wadiah.
“Dengan produk yang tepat dan kolaborasi dengan ekosistem ekonomi syariah, dampaknya terhadap ekonomi bisa sangat signifikan,” ujarnya.
Perbankan syariah dapat memainkan dua peran utama:
PT Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, telah menunjukkan komitmennya terhadap pembiayaan berkelanjutan. Pada 2022, pembiayaan keuangan berkelanjutan BSI mencapai Rp 51,03 triliun, meliputi pembiayaan ramah lingkungan dan pembiayaan UMKM.
BSI mengalokasikan dana ke tiga kategori utama pembiayaan hijau:
Komitmen ini diproyeksikan terus meningkat hingga 2025, dengan target pertumbuhan portofolio hijau yang sejalan dengan rencana bisnis perusahaan.
Baca juga : Panduan Ekonomi dan Peluang Bisnis untuk Remaja yang Ambisius
Namun, tantangan seperti greenwashing—di mana proyek diklaim ramah lingkungan tetapi tidak sesuai standar—perlu diantisipasi. Menurut Rifki Ismal, Assistant Secretary General Islamic Financial Services Board (IFSB), transparansi menjadi kunci penting untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip syariah.
IFSB juga sedang mengembangkan panduan khusus untuk penerapan keuangan berkelanjutan bagi perbankan syariah, mengintegrasikan standar global dengan nilai-nilai syariah.
Dengan komitmen kuat terhadap prinsip maqashid syariah dan pengelolaan yang berorientasi ESG, perbankan syariah memiliki potensi besar untuk memimpin transformasi menuju keuangan berkelanjutan. Kolaborasi antara pelaku industri dan regulator akan menjadi kunci sukses dalam menjadikan perbankan syariah sebagai pilar utama keberlanjutan di masa depan.
Author : Khabiburohman
sumber :https://news.detik.com/kolom/d-6480083/perbankan-syariah-untuk-keberlanjutan-masa-depan
sumber Gambar: https://www.freepik.com/free-vector/bank-composition-with-outdoor-landscape-classic-building-with-columns-car-pedestrian-silhouette-cityscape-vector-illustration_43869194.htm#fromView=search&page=1&position=19&uuid=294287bd-e332-4b6d-8d1f-1239574c4e0e
Jumlah pengunjung : 51 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang tu...
Jumlah pengunjung : 75 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehar...
Jumlah pengunjung : 134 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...
Jumlah pengunjung : 86 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pe...
Jumlah pengunjung : 160 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...
Jumlah pengunjung : 111 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.