Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Perbankan Syariah: Pilar Keberlanjutan untuk Masa Depan

    Dec 04 2024252 Dilihat

    Perbankan Syariah: Pilar Keberlanjutan untuk Masa Depan

    Warta Pendidikan JogjaPerbankan syariah memiliki keunggulan unik dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan berkat nilai-nilai fundamental yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Prinsip maqashid syariah yang menjadi landasan operasionalnya mengedepankan lima nilai inti, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan, menjadikannya instrumen penting untuk pembangunan berkelanjutan.

    Kontribusi Perbankan Syariah terhadap SDGs dan ENDC

    Menurut Fauziah Rizki Yuniarti, pengamat ekonomi syariah dari Universitas Indonesia, perbankan syariah memiliki potensi besar dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dan Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). Keunggulannya terletak pada akses ke sumber pendanaan murah, seperti zakat, wakaf, dan tabungan wadiah.

    “Dengan produk yang tepat dan kolaborasi dengan ekosistem ekonomi syariah, dampaknya terhadap ekonomi bisa sangat signifikan,” ujarnya.

    Potensi Islamic Blended Finance dan Green Banking

    Perbankan syariah dapat memainkan dua peran utama:

    1. Islamic Blended Finance (IBF)
      IBF adalah skema pembiayaan yang menggabungkan dana komersial, publik, dan pembangunan. Faktor kesuksesannya mencakup keterlibatan investor, lembaga pengumpul dana, serta proyek yang siap didanai. IBF memberikan peluang besar untuk mendukung pembiayaan SDGs.
    2. Green Banking
      Dengan panduan dari Taksonomi Hijau OJK, perbankan syariah bisa menjadi pemimpin dalam pembiayaan hijau. Contohnya adalah peningkatan porsi pembiayaan ramah lingkungan dalam portofolio bank.

    PT Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, telah menunjukkan komitmennya terhadap pembiayaan berkelanjutan. Pada 2022, pembiayaan keuangan berkelanjutan BSI mencapai Rp 51,03 triliun, meliputi pembiayaan ramah lingkungan dan pembiayaan UMKM.

    Pembiayaan Hijau dan Dampaknya

    BSI mengalokasikan dana ke tiga kategori utama pembiayaan hijau:

    • Produk Eco-Efficient (46,03%)
    • Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan (32,55%)
    • Energi Terbarukan (12,93%)

    Komitmen ini diproyeksikan terus meningkat hingga 2025, dengan target pertumbuhan portofolio hijau yang sejalan dengan rencana bisnis perusahaan.

    Baca juga : Panduan Ekonomi dan Peluang Bisnis untuk Remaja yang Ambisius

    Tantangan Greenwashing dalam Keuangan Berkelanjutan

    Namun, tantangan seperti greenwashing—di mana proyek diklaim ramah lingkungan tetapi tidak sesuai standar—perlu diantisipasi. Menurut Rifki Ismal, Assistant Secretary General Islamic Financial Services Board (IFSB), transparansi menjadi kunci penting untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip syariah.

    IFSB juga sedang mengembangkan panduan khusus untuk penerapan keuangan berkelanjutan bagi perbankan syariah, mengintegrasikan standar global dengan nilai-nilai syariah.

    Kesimpulan

    Dengan komitmen kuat terhadap prinsip maqashid syariah dan pengelolaan yang berorientasi ESG, perbankan syariah memiliki potensi besar untuk memimpin transformasi menuju keuangan berkelanjutan. Kolaborasi antara pelaku industri dan regulator akan menjadi kunci sukses dalam menjadikan perbankan syariah sebagai pilar utama keberlanjutan di masa depan.

    Author : Khabiburohman

    sumber :https://news.detik.com/kolom/d-6480083/perbankan-syariah-untuk-keberlanjutan-masa-depan

    sumber Gambar: https://www.freepik.com/free-vector/bank-composition-with-outdoor-landscape-classic-building-with-columns-car-pedestrian-silhouette-cityscape-vector-illustration_43869194.htm#fromView=search&page=1&position=19&uuid=294287bd-e332-4b6d-8d1f-1239574c4e0e

    Share to

    Related News

    Pembatasan akses gim pada anak dinilai membutuhkan peran aktif orang tua agar penggunaan teknologi tetap sehat dan terkontrol.

    Peran Orang Tua dalam Pembatasan Akses G...

    by May 15 2026

    Jumlah pengunjung : 90 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang tu...

    Di Balik Puluhan Ribu Kasus Keracunan da...

    by May 11 2026

    Jumlah pengunjung : 111 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seha...

    Waspada Penularan Virus Hanta dari Tikus...

    by May 09 2026

    Jumlah pengunjung : 178 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...

    Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong regenerasi petani muda sebagai langkah strategis memperkuat pertanian dan ketahanan pangan nasional.

    Regenerasi Petani Muda Dipercepat, Menta...

    by Dec 22 2025

    Jumlah pengunjung : 115 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung p...

    “Pemkab Bantul menerima tambahan bus sekolah gratis dan mematangkan rute layanan untuk pelajar. Persiapan armada dan rute sedang finalisasi.”

    Gratis untuk Pelajar! Bantul Tambah Bus ...

    by Dec 19 2025

    Jumlah pengunjung : 199 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...

    mendikdasmen ajak peserta didik jadi anak indonesia hebat program anak indonesia hebat kemendikdasmen cara membentuk karakter anak sejak dini pendidikan karakter siswa di indonesia kebiasaan positif anak di sekolah

    Mendikdasmen Dorong Peserta Didik Bangun...

    by Dec 17 2025

    Jumlah pengunjung : 143 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top