Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Peringati Dies Natalis ke-76, UGM Anugerahkan Penghargaan bagi 71 Insan Berprestasi

    Dec 11 202570 Dilihat

    Dalam rangka memeriahkan peringatan Dies Natalis ke-76, Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan penghargaan kepada 71 Insan UGM Berprestasi tahun 2025. Prosesi penyerahan penghargaan dipimpin langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, beserta jajaran pimpinan universitas dalam acara Malam Anugerah Insan UGM Berprestasi yang digelar di Grha Sabha Pramana, Bulaksumur, pada Selasa malam (9/12).

    Penghargaan tahun ini mencakup enam kategori utama, yakni alumnus berprestasi, mahasiswa berprestasi, dosen berprestasi, tenaga kependidikan berprestasi, fakultas atau unit kerja berprestasi, serta kategori startup yang mengadopsi kekayaan intelektual untuk Indonesia.

    Simbol Apresiasi dan Tanggung Jawab Baru

    Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyampaikan rasa bahagia dan terima kasihnya kepada seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, peneliti, tenaga kependidikan, hingga alumni yang telah berpartisipasi. Menurutnya, ajang ini memiliki tujuan mendasar yang konsisten sejak awal diadakan.

    ”Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2006, acara ini secara khusus bertujuan untuk memotivasi dan mengapresiasi para alumni, dosen, mahasiswa, unit kerja, maupun tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya, sehingga bermanfaat bagi pengembangan tridarma Universitas dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Ova Emilia.

    Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan simbol kebanggaan universitas atas integritas dan dedikasi penerimanya. Ia juga mengingatkan bahwa pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.

    ”Semoga seluruh insan berprestasi yang menerima penghargaan pada malam hari ini terus menginspirasi bagi terwujudnya ekosistem kerja yang efektif dan berdaya saing bagi pencapaian visi misi UGM di masa-masa mendatang. Teruslah berkarya dan menebarkan makna bagi lingkungan sekitar kita,” ungkapnya.

    Membangun Ekosistem Kampus Sehat

    Sementara itu, Dekan FKG UGM, Prof. Suryono, selaku perwakilan panitia Dies Natalis ke-76, menjelaskan relevansi tema tahun ini, yakni “Kampus Sehat, Pilar Kemandirian dan Ketahanan Bangsa”. Dengan populasi kampus yang besar, meliputi lebih dari 59.000 mahasiswa dan ribuan staf, UGM berkomitmen membangun fondasi yang kuat.

    “Melalui acara penghargaan ini, kita menekankan bahwa kesehatan ekosistem kampus bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang budaya berprestasi, integritas, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Para penerima penghargaan malam ini adalah cerminan dari nilai-nilai tersebut,” ucap Suryono.

    Rincian Penerima Penghargaan

    Pada tahun 2025, distribusi penghargaan meliputi: 17 penerima kategori Mahasiswa Berprestasi (tim/perorangan), 23 Dosen Berprestasi, 9 Tenaga Kependidikan Berprestasi, 5 Alumnus Berprestasi, 14 Fakultas/Unit Kerja Berprestasi, dan 1 penerima kategori Startup. Selain itu, diberikan pula apresiasi khusus untuk inovasi akademik kategori fakultas penggerak program fast track serta inovasi budaya bersih.

    “Penghargaan ini tentu menjadi wujud apresiasi bagi fakultas yang secara konsisten mendorong pengembangan talenta unggul dan pengembangan program studi sekaligus sebagai unit yang berhasil mengimplementasikan lingkungan belajar yang bersih dan sehat kepada seluruh penerima,” terang Suryono.

    Ia berharap prestasi ini dapat memperkokoh peran UGM sebagai pilar ketahanan bangsa melalui inovasi dan kemandirian.

    Sumber: Berita UGM

    Share to

    Related News

    Pemda DIY menerapkan WFH ASN secara fleksibel, tidak harus 50 persen, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.

    WFH ASN DIY Tak Wajib 50 Persen, Bisa Di...

    by Apr 24 2026

    Jumlah pengunjung : 22 Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Daerah Da...

    Pemkot Yogyakarta mengorkestrasi berbagai event untuk memperkuat branding Kota Festival dan meningkatkan kunjungan wisata.

    Jogja Jadi Kota Festival Serius! Ribuan ...

    by Apr 17 2026

    Jumlah pengunjung : 38 Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival d...

    PMI DIY menerima hibah alat medis senilai Rp3,3 miliar untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat.

    Bantuan Miliaran Rupiah! PMI DIY Perkuat...

    by Apr 15 2026

    Jumlah pengunjung : 42 Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima hibah alat m...

    Mendikdasmen mendorong siswa bersepeda ke sekolah untuk hidup sehat sekaligus mendukung program hemat energi di lingkungan pendidikan.

    Mendikdasmen Ajak Siswa Gowes ke Sekolah...

    by Apr 14 2026

    Jumlah pengunjung : 55 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong para siswa untu...

    SMPN 8 Yogyakarta menerapkan pengelolaan sampah mandiri dengan sistem pemilahan dan teknologi untuk menciptakan lingkungan sekolah bersih.

    Inovatif! SMPN 8 Jogja Ubah Sampah Jadi ...

    by Apr 13 2026

    Jumlah pengunjung : 64 SMP Negeri 8 Yogyakarta menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri di lingk...

    Pemkab Sleman menunda WFH karena masih membutuhkan koordinasi matang agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

    WFH Belum Berlaku di Sleman, Ini Penjela...

    by Apr 10 2026

    Jumlah pengunjung : 87 Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan untuk belum menerapkan kebijakan work ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top