Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • UNAIR Tempati Peringkat 9 Nasional, Sabet Empat Penghargaan di PIMNAS ke-38

    Nov 28 202598 Dilihat

    Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Dalam perhelatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang berlangsung di Universitas Hasanuddin (UNHAS), kontingen UNAIR sukses membawa pulang empat gelar juara. Pencapaian ini sekaligus menempatkan UNAIR di peringkat ke-9 nasional di antara 167 perguruan tinggi yang berpartisipasi.

    Malam puncak penganugerahan yang digelar di GOR JK Arenatorium UNHAS pada Kamis (27/11/2025) menjadi saksi konsistensi UNAIR dalam menghasilkan riset dan inovasi berkualitas.

    Pada kategori presentasi, delegasi UNAIR berhasil mengamankan dua penghargaan bergengsi. Medali perak diraih oleh tim PKM-RSH 2 yang dipimpin oleh Fadiani Risqita Mamang. Tim ini mengangkat isu krusial mengenai perlindungan anak di ranah digital melalui riset berjudul “Roleplay to Sexplay: Menguak Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) Berkedok Roleplay dalam Dunia Virtual.”

    Sementara itu, predikat Juara Favorit berhasil diraih oleh tim PKM-RSH 1. Mereka menawarkan pendekatan kesehatan mental yang memadukan budaya lokal dan terapi modern lewat gagasan “Revitalisasi Ludruk sebagai Media Psikoedukasi dan Daya Tarik Wellness Tourism melalui Expressive Arts Therapy untuk Kesehatan Mental Remaja Akhir Surabaya.”

    Keberhasilan UNAIR berlanjut pada kategori poster. Medali Emas sukses dipersembahkan oleh tim PKM-RE 1 di bawah pimpinan Dinar Rheina R. Mereka mengembangkan inovasi medis bertajuk “Hydrogel Adhesive Berbasis Chitosan/Gelatin/Polyacrylamide dan Tannic Acid” yang difungsikan sebagai kandidat perekat jaringan untuk perbaikan perforasi membran timpani.

    Selain itu, tim PKM-K1 yang diketuai oleh Usamah turut menyumbangkan Medali Perunggu. Tim ini memperkenalkan “Curhatorium,” sebuah inovasi berupa “platform gamified peer-support community” yang bertujuan meningkatkan kesehatan mental anak muda melalui interaksi yang relevan dengan perkembangan digital.

    Raihan empat medali ini menjadi bukti nyata kapasitas mahasiswa UNAIR dalam melahirkan karya strategis berbasis ilmiah. Hal ini sejalan dengan komitmen universitas untuk terus memperkuat ekosistem riset melalui pendampingan intensif dan fasilitas yang mendukung lahirnya karya unggulan.

    Sumber: Kampus UNAIR
    Penulis: Sarwo

    Share to

    Related News

    Peluncuran buku sejarah gerakan mahasiswa Universitas Janabadra pada peringatan 28 tahun Reformasi

    Buku Kampus Pergerakan Diluncurkan, Baha...

    by May 22 2026

    Jumlah pengunjung : 22 Momentum peringatan 28 tahun Reformasi dimaknai dengan cara berbeda oleh seju...

    Kemnaker menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif.

    Kemnaker Dorong Perguruan Tinggi Perkuat...

    by May 21 2026

    Jumlah pengunjung : 18 Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran ...

    Kemdiktisaintek mendorong pengolahan sampah menjadi energi listrik untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan energi nasional.

    Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik...

    by May 20 2026

    Jumlah pengunjung : 14 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong pengembangan pe...

    Akademisi UMY menilai kebijakan penghapusan honorer perlu disertai kesiapan pemerintah agar tidak berdampak pada pelayanan publik.

    Akademisi UMY Soroti Pentingnya Kesiapan...

    by May 19 2026

    Jumlah pengunjung : 26 Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menilai kebijakan penghapu...

    ndonesia dan Turki memperkuat kerja sama pendidikan tinggi, teknologi, dan hilirisasi industri strategis untuk mendukung inovasi.

    Kolaborasi Indonesia dan Turki dalam Pen...

    by May 19 2026

    Jumlah pengunjung : 19 Pemerintah Indonesia dan Turki terus memperkuat kerja sama di bidang pendidik...

    Penerbitan surat edaran guru non-ASN memberikan kepastian dan rasa tenang bagi guru honorer dalam menjalankan tugas mengajar.

    Penerbitan Surat Edaran Guru Non-ASN Ber...

    by May 18 2026

    Jumlah pengunjung : 23 Penerbitan surat edaran terkait guru non-ASN memberikan kepastian baru bagi p...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top