Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • UPN Veteran Yogyakarta Tindak Tegas Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen

    May 22 202621 Dilihat

    Ilustrasi kampus UPN Veteran Yogyakarta terkait penanganan kasus dugaan kekerasan seksual dosen

    Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara seorang dosen yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Kebijakan tersebut diterapkan setelah Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) menerima laporan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut.

    Pihak kampus menegaskan bahwa proses penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban serta menjaga kerahasiaan identitas pelapor. Sejak laporan diterima, Satgas PPKPT langsung melakukan penelusuran awal dan mengumpulkan berbagai bukti serta keterangan yang relevan guna mendukung proses investigasi.

    Sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan akademik tetap aman dan kondusif, UPN Veteran Yogyakarta memutuskan untuk menonaktifkan sementara dosen terlapor dari seluruh aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi selama pemeriksaan berlangsung. Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan rektor tertanggal 19 Mei 2026.

    Ketua Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, menegaskan bahwa proses penanganan kasus dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan prinsip keadilan. Ia juga menyampaikan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius demi menciptakan lingkungan kampus yang aman dari segala bentuk kekerasan.

    Dalam proses pemeriksaan sementara, pihak kampus telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan terlapor. Satgas juga membuka peluang bagi korban maupun pihak lain yang memiliki informasi tambahan untuk menyampaikan laporan melalui kanal resmi kampus.

    UPN Veteran Yogyakarta menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual maupun penyalahgunaan relasi kuasa di lingkungan akademik. Kampus juga memastikan bahwa proses pembelajaran mahasiswa tetap berjalan normal meski dosen yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara selama investigasi berlangsung.

    Baca berita lainnya di wartapendidikanjogja

    Sumber: https://pendidikan.harianjogja.com/r-1256958/upn-jogja-nonaktifkan-dosen-kasus-kekerasan-seksual-diusut

    Share to

    Related News

    Guru non-ASN di DIY dipastikan tetap mengajar hingga 2026 setelah adanya kepastian kebijakan terkait tenaga honorer.

    Guru Non-ASN di DIY Dipastikan Tetap Men...

    by May 20 2026

    Jumlah pengunjung : 19 Ketua Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLP...

    Orang Tua Korban Ajukan Petisi, Desak UG...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 101 Yogyakarta ~ Sejumlah orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di ...

    Sultan HB X Resmikan Pendidikan Khas Kej...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 104 Yogyakarta ~ Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubu...

    Sleman: Gedung SDN Nglarang Dibongkar, S...

    by Apr 29 2026

    Jumlah pengunjung : 47 Proses pembangunan infrastruktur jalan tol di wilayah Sleman berdampak pada k...

    Pemda DIY menerapkan WFH ASN secara fleksibel, tidak harus 50 persen, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.

    WFH ASN DIY Tak Wajib 50 Persen, Bisa Di...

    by Apr 24 2026

    Jumlah pengunjung : 50 Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Daerah Da...

    Pemkot Yogyakarta mengorkestrasi berbagai event untuk memperkuat branding Kota Festival dan meningkatkan kunjungan wisata.

    Jogja Jadi Kota Festival Serius! Ribuan ...

    by Apr 17 2026

    Jumlah pengunjung : 86 Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival d...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top