Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Jogja Memanggil Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan

    Apr 09 2025133 Dilihat

    Jogja Memanggil tolak pemangkasan anggaran pendidikan

    Warta Pendidikan JogjaAksi Jogja Memanggil tolak pemangkasan anggaran pendidikan berlangsung di kawasan pusat Kota Yogyakarta pada Kamis, 20 Februari 2025. Massa berkumpul di Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali sejak siang hari, lalu melakukan long march menuju kawasan Titik Nol Kilometer.

    Dalam aksinya, massa membawa spanduk bertuliskan “Rakyat Bersatu! Bangun Demokrasi Kerakyatan.” Orasi dimulai di utara Hotel Inna sebelum massa melintasi Jalan Malioboro. Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan mengawal barisan dengan mobil pikap yang berfungsi sebagai mimbar bebas.

    Saat melewati Gedung DPRD DIY, massa kembali berhenti untuk menyampaikan orasi. Selain isu pendidikan, mereka juga menyuarakan protes atas kebijakan lain seperti kelangkaan LPG dan ketidakjelasan arah kebijakan pemerintah.

    Derian, koordinator lapangan dari UIN Sunan Kalijaga, menyatakan bahwa mereka menolak Inpres terkait pemangkasan anggaran pendidikan. Menurutnya, tidak ada kejelasan ke mana anggaran yang dipotong akan dialihkan. Ia menilai langkah ini justru melemahkan komitmen negara terhadap sektor pendidikan.

    Aksi Jogja Memanggil tolak pemangkasan anggaran pendidikan dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Ratusan personel dikerahkan untuk menjaga ketertiban di sepanjang rute unjuk rasa. Aksi berlangsung damai dan berakhir di kawasan Titik Nol.

    Dengan adanya aksi ini, masyarakat sipil berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan. Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana negara, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan yang vital bagi masa depan bangsa.

    Ditulis oleh Aizan

    Sumber gambar: https://img.freepik.com/free-vector/silhouettes-rock-concert_1048-4815.jpg?uid=R177498278&ga=GA1.1.619584759.1732006731&semt=ais_hybrid&w=740 Artikel ini diadaptasi dari Detik.com, diakses pada 6 April 2025 – https://news.detik.com/berita/d-7787406/massa-jogja-memanggil-gelar-aksi-tolak-anggaran-pendidikan-dipangkas

    Share to

    Related News

    insentif guru honorer 2026;Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer Jadi Rp400 Ribu Mulai 2026

    Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer...

    by Dec 15 2025

    Jumlah pengunjung : 17 JAKARTA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastik...

    geopark Jogja, geosite DIY, konservasi geologi Jogja, Jogja Geopark Youth Forum, dan pelestarian geopark.

    Jogja Geopark Youth Forum Perkuat Edukas...

    by Dec 12 2025

    Jumlah pengunjung : 29 JOGJA—Upaya edukasi dan konservasi geopark di DIY semakin diperkuat oleh Jo...

    Saat Tangan Bersatu, Bangsa Menguat: Mak...

    by Dec 11 2025

    Jumlah pengunjung : 32 Gotong royong merupakan salah satu nilai budaya paling penting dalam kehidupa...

    Peningkatan mutu pendidikan; Gunungkidul; Program Bocah Pinter; Pendidikan Gunungkidul; Pemkab Gunungkidul pendidikan; Inovasi pendidikan daerah

    Pemkab Gunungkidul Dorong Peningkatan Mu...

    by Dec 11 2025

    Jumlah pengunjung : 29 GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus memperkuat komitmen dala...

    Sultan HB X Instruksikan Kampus Data Mah...

    by Dec 10 2025

    Jumlah pengunjung : 33 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, meng...

    Kemendikdasmen; ijazah; Kemendikdasmen Pastikan Kemudahan Penggantian Ijazah bagi Korban Banjir Sumatera

    Kemendikdasmen Pastikan Kemudahan Pengga...

    by Dec 10 2025

    Jumlah pengunjung : 41 JAKARTA—Pemerintah memastikan bahwa para murid yang terdampak banjir dan lo...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top